skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Gastritis Antrum Itu Apa?

Penyakit Gastritis Antrum Itu Apa?

Gastritis adalah suatu peradangan mukosa lambung paling sering diakibatkan oleh ketidakteraturan diet, misalnya makan terlalu banyak dan cepat atau makan makanan yang terlalu berbumbu atau terinfeksi oleh penyebab yang lain seperti alkohol, aspirin, refluks empedu atau terapi radiasi.

Penyakit gastritis menyebabkan radang yang menyerang pada lambung sehingga penderita akan merasakan rasa perih pada lambung, mual dan panas pada lambung, penyakit gastritis lebih dikenal sebagai maag oleh masyarakat awam.

Penyakit gastritis juga merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh umat manusia, pada tataran tertentu penyakit gastritis akan sangat menyakitkan dan menyiksa anda, penyakit gastritis bisa disebabkan oleh naiknya asam lambung yang dapat merusak lambung anda dan menyebabkan peradangan sehingga lambung anda menjadi terluka dan terkadang muncul tukak pada lambung anda.

Penyakit gastritis adalah salah satu penyakit yang paling banyak ditangani oleh dokter mengingat penyakit ini dapat menyebabkan rasa nyeri yang hebat disertai muntah-muntah karena mual dan terkadang juga berlanjut pada rasa pening dan pusing pada kepala.

Patofisiologi

Terdapat gangguan keseimbangan antara faktor agresif dan faktor defensif, antara lain:

  1. Gastritis akut

Adanya zat iritasi yang masuk ke dalam lambung akan mengiritasi mukosa lambung. Jika mukosa lambung teriritasi ada 2 hal yang mungkin terjadi:

– Karena terjadi iritasi mukosa lambung sebagai kompensasinya lambung akan meningkatkan sekresi mukosa yang berupa HCO3, di lambung HCO3 akan berikatan dengan NaCl sehingga menghasilkan HCl dan NaCO3.

Hasil dari persenyawaan tersebut akan meningkatkan asam lambung. Jika asam lambung meningkat maka akan menimbulkan rasa mual muntah yang berakibat pada gangguan nutrisi cairan dan elektrolit.

– Iritasi mukosa lambung akan menyebabkan mukosa inflamasi. Jika mukus yang dihasilkan dapat melindungi mukosa lambung dari kerusakan HCl maka akan terjadi hemostatis dan akhirnya akan terjadi penyembuhan tetapi jika mukus gagal melindung mukosa lambung, maka yang akan terjadi adalah erosi pada mukosa lambung.

Jika erosi ini terjadi dan sampai pada lapisan pembuluh darah maka akan terjadi perdarahan yang akan menyebabkan nyeri dan hypovolemik.

  1. Gastritis kronik

Gastritis kronik dapat diklasifikasikan sebagai Tipe A atau Tipe B. Tipe A (sering disebut sebagai gastritis autoimun) diakibatkan dari perubahan sel parietal, yang menimbulkan atrofi dan infiltrasi seluler. Hal ini dihubungkan dengan penyakit autoimun seperti anemia permisiosa dan terjadi pada fundus atau korpus dari lambung.

Tipe B (kadang disebut dengan gastritis H. pylory mempengaruhi antrum dan pilorus. Gastritis kronik dihubungkan dengan bakteri H. pylory, faktor diet seperti minum panas atau pedas, penggunaan alkohol dan obat-obatan, merokok atau refluks isi usus kedalam lambung.

Gejala Klinis

Gejala yang dirasakan oleh penderita penyakit gastritis adalah:

– Kembung.

– Terasa penuh pada perut bagian atas setelah makan.

– Kehilangan berat badan.

– Mual.

– Muntah.

– Kehilangan selera makan.

Gastritis yang terjadi tiba-tiba (akut) biasanya mempunyai gejala mual dan sakit pada perut bagian atas, sedangkan gastritis kronik yang berkembang secara bertahap biasanya mempunyai gejala seperti sakit yang ringan pada perut bagian atas dan terasa penuh atau kehilangan selera.

Gastritis dapat menyebabkan pendarahan pada lambung, tapi hal ini jarang menjadi parah kecuali bila pada saat yang sama juga terjadi borok/luka pada lambung. Pendarahan pada lambung dapat menyebabkan muntah darah atau terdapat darah pada feces dan memerlukan perawatan segera.

Sebagian besar penderita gastritis kronik tidak memiliki keluhan. Sebagian kecil saja yang mempunyai keluhan biasanya berupa: nyeri ulu hati, anoreksia, nausea, nyeri seperti ulkus peptik dan keluhan-keluhan anemia.

Pada pemeriksaan fisis sering tidak dapat dijumpai kelainan. Kadang-kadang dapat dijumpai nyeri tekan midepigastrium yang ringan saja. Pemeriksaan laboratorium juga tidak banyak membantu. Kadang-kadang dapat dijumpai anemia makrositik.

Uji coba ciling tidak normal. Analisis cairan lambung kadang-kadang terganggu. Dapat terjadi aklorhidria. Kadar gastrin serum meninggi pada penderita gastritis kronik fundus yang berat. Antibodi terhadap sel parietal dapat dijumpai pada sebagian penderita gastritis kronik fundus.

Implikasi Terhadap Gizi

Penderita gastritis dianjurkan untuk menghindari atau tidak mengonsumsi makanan dan minuman tertentu yang dapat merusak lapisan mukosa lambung (sawi, kedondong, pisang, keju, nangka, dll).

Sehingga secara tidak langsung penderita akan kekurangan beberapa zat gizi tertentu seperti kalsium, vitamin A. untuk mengatasinya, penderita dianjurkan untuk mengonsumsi multivitamin (vitamin B, A, E, C).

Panderita gastritis sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang terlalu banyak serat, padahal seperti serat baik untuk pencernaan. Sehingga penderita gastritis secara tidak langsung akan terkena konstipasi atau sembelit.

Apa Itu ElderlyCare?

Elderlycare adalah Produk PT. Autoimun Care Indonesia yang merupakan Formula Organik yang diciptakan khusus untuk membantu menyembuhkan penyakit Maag, membantu mengatasi Gangguan pada Sistem Pencernaan, dan membantu memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

Elderlycare ini di Produksi dengan teknologi canggih Nanotechnology yang dapat menjaga kesehatan dan membantu menyembuhkan gangguan pencernaan tubuh serta membantu memperbaiki sistem metabolisme tubuh.