skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Ginjal Dan Cara Mengatasi

Penyakit Ginjal Dan Cara Mengatasi

Gagal ginjal adalah kondisi dimana ginjal kehilangan kemampuannya untuk menyaring cairan dan sisa-sisa makanan. Saat kondisi ini terjadi, kadar racun dan cairan berbahaya akan terkumpul di dalam tubuh dan dapat berakibat fatal jika tidak diobati.

Ginjal adalah sepasang organ yang berbentuk menyerupai kacang yang terletak pada punggung bagian bawah. Fungsi utamanya adalah untuk menyaring racun dan sisa-sisa makanan dan mengirimkannya ke usus, untuk kemudian dibuang melalui air kemih.

Jika ginjal tidak dapat berfungsi, karena penyebab yang akan dijelaskan pada bagian berikutnya, maka kondisi gagal ginjal terjadi. Satu-satunya cara untuk bisa sembuh dari kondisi ini adalah dengan melakukan cangkok ginjal.

Penyebab Gagal Ginjal

Gangguan yang melibatkan kesulitan buang air kecil perlu mendapatkan penanganan dokter. Jika Anda mengalami gabungan dari gejala yang disebutkan di atas, maka Anda sebaiknya segera menemui dokter. Pada kasus serius, dokter Anda akan merujuk Anda untuk menemui seorang urolog, dokter yang khusus menangani masalah pada ginjal.

Anda akan dirujuk untuk menjalani beberapa tes untuk mendiagnosa penyakit ginjal yang Anda derita, termasuk:

  1. Urinalisis – untuk memeriksa apakah terdapat keanehan pada jumlah sel darah merah dan putih, bakteri, protein atau sel pada urin.
  2. Contoh darah – untuk memeriksa apakan racun dapat disaring keluar dari ginjal. Tes ini memeriksa tingkat urea dan kreatin dalam air kemih. Jumlah urea dan kreatin yang banyak pada air kemih menandakan gangguan ginjal tingkat akhir.
  3. Pemindaian ginjal seperti pengambilan gambar menggunakan resonansi magnetik, gelombang suara ultrasonik, dan pemindaian CT untuk mendeteksi penyumbatan pada aliran kemih dan untuk memeriksa ukuran dan bentuk ginjal.
  4. Pengambilan contoh jaringan ginjal – dimana contoh ginjal diambil dan diperiksa untuk menemukan kerusakan sel
  5. GFR (Glomerular Filtration Rate) untuk memeriksa tingkat sisa-sisa pencernaan pada darah atau air kemih (dalam milimeter), untuk mengetahui tahap penyakit ginjal yang dialami pasien.

Gejala Penyakit Gagal Ginjal

  1. Tekanan darah meningkat karena overload cairan dan produksi hormon vasoaktif diciptakan oleh ginjal melalui RAS (renin-angiotensin system), meningkatkan risiko seseorang mengembangkan hipertensi dan/atau penderitaan dari gagal jantung kongestif.
  2. Urea terakumulasi, yang mengarah ke azotemia dan akhirnya uremia (gejala mulai dari kelesuan ke perikarditis dan ensefalopati). Urea diekskresikan oleh keringat dan mengkristal pada kulit (frost uremic).
  3. Overload volume yang Fluida – gejala dapat berkisar dari ringan edema untuk mengancam kehidupan edema paru.
  4. Hyperphosphatemia – karena ekskresi fosfat berkurang, terkait dengan hipokalsemia (karena 1,25 hidroksivitamin D 3 defisiensi), yang karena stimulasi faktor pertumbuhan fibroblast -23-.
  5. Kalium terakumulasi dalam darah (dikenal sebagai hiperkalemia dengan berbagai gejala termasuk malaise dan berpotensi fatal aritmia jantung s).
  6. Erythropoietin sintesis menurun (berpotensi menyebabkan anemia, yang menyebabkan kelelahan).
  7. Belakangan ini berkembang menjadi hiperparatiroidisme sekunder, osteodistrofi ginjal dan kalsifikasi vaskular yang berfungsi juga mengganggu jantung.
  8. Metabolik asidosis, karena akumulasi sulfat, fosfat, asam urat dll ini dapat menyebabkan aktivitas enzim diubah oleh kelebihan asam yang bekerja pada enzim dan eksitabilitas juga meningkat membran jantung dan saraf dengan promosi (hiperkalemia) karena kelebihan asam (asidemia).

Pencegahan Penyakit Gagal Ginjal

Beberapa langkah pencegahan penyakit gagal ginjal:

  1. Pemeriksaan x-ray

Bicaralah dengan dokter mengenai penyakit ginjal yang diderita sebelum melakukan berbagai jenis pemeriksaan x-ray.

Mungkin Anda perlu minum obat khusus sebelum melakukan pemeriksaan x-ray untuk mencegah x-ray merusak ginjal.

  1. Berhenti minum alkohol

Menghindari atau berhenti minum alkohol dapat mengurangi ketegangan pada ginjal.

Minuman alkohol memaksa ginjal bekerja keras, sehingga menghindari alkohol dapat mencegah terjadinya gagal ginjal.

  1. Minum banyak air putih

Meskipun ginjal sudah mengalami kerusakan, namun biasanya masih bisa memproses air putih. Cobalah untuk minum air putiih minimal delapan gelas setiap hari.

  1. Mengontrol tekanan darah

Tekanan darah tinggi kronis merupakan salah satu penyebab paling umum terjadinya gagal ginjal akut pada laki-laki dan perempuan dewasa.

  1. Suplemen bawang putih

Tanyakan pada dokter mengenai kemungkinan untuk mengambil suplemen bawang putih. Suplemen ini dapat membantu mengurangi tekanan darah dengan cepat.

Namun, pada saat yang sama, suplemen bawang putih dapat menghambat kemampuan penggumpalan darah, sehingga harus diminum di bawah pengawasan dokter.

  1. Berhenti merokok

Asap rokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk meningkatkan risiko terjadinya gagal ginjal.

Jika Anda berhenti merokok, selain dapat mencegah terjadinya gagal ginjal, juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi.