skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Ginjal Yang Urinenya Mengandung Darah

Penyakit Ginjal Yang Urinenya Mengandung Darah

Penyakit ginjal adalah ginjal kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan tubuh dalam keadaan normal. Penyakit ginjal dibagi menjadi dua kategori yaitu Penyakit ginjal kronik dan Penyakit ginjal akut.

Pada Penyakit ginjal akut terjadi penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba dalam waktu beberapa hari atau beberapa minggu dan ditandai dengan hasil pemeriksaan fungsi ginjal (ureum dan kreatinin darah) dan kadar urea nitrogen dalam darah yang meningkat.

Sedangkan pada Penyakit ginjal kronis, penurunan fungsi ginjal terjadi secara perlahan-lahan. Sehingga biasanya diketahui setelah jatuh dalam kondisi parah. Penyakit ginjal kronik tidak dapat disembuhkan. Pada penderita Penyakit ginjal kronik, kemungkinan terjadinya kematian sebesar 85%.

Tanda Penyakit Ginjal

Tanda-tanda seseorang yang terkeana penyakit ginjal yaitu:

  1. Mual

Penderita ginjal beresko mengalami gejala mual, penyebabnya terjadi penumpukan cairan di dalam perut. Saa perut penuh dengan cairan, lambung menjadi tertekan, akhirnya menimbulkan rasa mual.

  1. Tubuh mengalami bengkak

Penumpukan cairan hasil sisa metabolisme yang tidak bisa dikeluarkan, bisa beresiko buruk bagi penderita Penyakit ginjal , berupa bagian tubuh mengalami bengkak.

dimana tubuh penderita Penyakit ginjal akan mengalami seperti menggembung, karena adanya penumpukan cairan di dalam tubuh. Bagian tubuh yang umumnya mengalami bengkak yaitu tangan, kaki dan perut.

Penumpukan cairan di dalam tubuh, juga bisa menyebabkan penderita merasakan perut kembung dan perut terasa tidak nyaman.

  1. Nafsu makan berkurang

Kondisi perut yang bermasalah dan kurang nyaman, membuat penderita ginjal menurun nafsu makannya. Hal ini membuat berat badan dari penderita ginjal akan menurun.

  1. Kencing berdarah

Tanda seseorang terkena Penyakit ginjal hematuria adalah urin yang dikeluarkan dapat bercampur dengan darah. Hal ini terjadi karena kondisi filter ginjal yang tidak maksimal fungsinya, ginjal tidak mampu untuk menyaring urin yang dikeluarkan melalui ginjal. Darah di dalam tubuh bisa keluar saat kencing karena fungsi filter ginjal yang bermasalah.

Penyakit Ginjal Yang Urinenya Mengandung Darah

Darah yang ada di dalam urine berasal dari ginjal atau saluran kemih. Jika mengandung darah, urine yang muncul berwarna kecokelatan, merah, atau merah muda terang. Namun, darah dalam urine tidak selalu dapat terlihat dengan kasat mata karena pada beberapa kasus akan diperlukan pemeriksaan di bawah mikroskop.

Adapun penyebab kencing berdarah akibat jenis penyakit ginjal seperti:

  1. Batu ginjal dapat menghambat saluran kemih, sehingga akibatnya akan mengganggu proses buang air kecil. Batu ini terbentuk dari limbah dalam darah yang mengkristal. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kurang minum air putih, mengonsumsi obat-obatan yang berisiko berdampak kepada kandungan urine, atau sedang menjalani kondisi medis tertentu.
  2. Kanker ginjal terjadi ketika terdapat sel yang tumbuh secara tidak terkendali di dalam ginjal. Pemicunya belum dapat dipastikan, tetapi merokok dan obesitas menjadi faktor risiko kondisi ini. Umumnya kanker ginjal dialami oleh orang-orang yang berusia di atas 50 tahun, dalam hal ini laki-laki lebih berpotensi dibandingkan perempuan.

Pencegahan Dan Pengobatan Penyakit Ginjal

Beberapa hal yang dapat anda lakukan unutk mencegah maupun mengobati penyakit ginjal yaitu:

  1. Beristirahat Malam Cukup

Tak hanya untuk pengobatan gagal ginjal, semua penyakit tentu akan lebih cepat membaik ketika Anda mendapatkan istirahat cukup di malam hari. Tidur yang berkualitas sangat bagus untuk kesehatan karena proses perbaikan kerusakan jaringan tubuh terjadi di malam hari saat Anda beristirahat, dan ini berlaku pula untuk organ ginjal.

Tubuh memerlukan waktu untuk proses perbaikan tersebut, maka selama perawatan dan masa pengobatan, tidur 8 jam sehari pada waktu malam sangat disarankan dan ini seharusnya juga menjadi prioritas Anda.

  1. Meminimalkan Penggunaan Obat Penghilang Rasa Sakit

Penderita gagal ginjal mungkin akan terlalu bergantung pada obat penghilang rasa sakit supaya rasa nyeri yang dialami dapat diredakan.

Namun sebenarnya penting bagi Anda untuk tidak terlalu sering mengandalkan obat penghilang rasa sakit dengan meminimalkan penggunaannya, seperti acetaminophen, ibuprofen, naproxen serta aspirin. Ginjal akan mengalami masa buruk ketika Anda mengonsumsi salah satu dari obat tersebut karena justru obat-obat tersebut malah dibuktikan mampu membuat risiko kanker ginjal naik.

  1. Mengurangi Konsumsi Garam

Untuk benar-benar membuat kondisi ginjal lebih baik, konsumsi garam dapat dibatasi secara lebih ketat karena bagaimanapun tubuh manusia tetap memerlukan natrium yang berasal dari garam supaya fungsi tubuh tetap normal dan berjalan semestinya.

Ginjal akan terbebani apabila Anda mengonsumsi garam terlalu berlebihan yang pada akhirnya malah memicu tekanan darah tinggi. Tak hanya ginjal yang kena imbasnya, organ lain juga akan terkena dampak buruk bila Anda sampai hipertensi.

  1. Menghindari Menahan Buang Air Kecil

Ginjal mempunyai peran utama sebagai penyaring darah dan saat proses ini terjadi, segala cairan limbah, kotoran, serta racun yang tertimbun di bagian kandung kemih penting untuk segera dibuang. Walau daya tampung dari kandung kemih sendiri cukup besar untuk urin, tapi kandung kemih telah terisi sekitar 120 sampai 150 ml dengan urin ketika timbul hasrat untuk buang air kecil.

Apa Itu RENALCARE?

Obat Penyakit Ginjal RenalCare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Herbal yang diciptakan dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology yang dikhususkan untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan Organ Ginjal.
Formula Herbal Obat Penyakit Ginjal RenalCare yang kami produksi ini terbuat dari bahan 100% Herbal Alami dengan kualitas terbaik dan kami pastikan 0% bahan kimia, sehingga tidak ada efek samping jika Anda mengkonsumsinya.