skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Hepatitis A Adalah …

Penyakit Hepatitis A Adalah …

Hepatitis yang disebabkan oleh infeksi virus menyebabkan sel-sel hati mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Pada umumnya, sel-sel hati dapat tumbuh kembali dengan sisa sedikit kerusakan, tetapi penyembuhannya memerlukan waktu berbulan-bulan dengan diet dan istirahat yang baik.

Hepatitis Akut merupakan penyakit hepatitis yang kelangsungan penyakitnya terjadi dalam kurun waktu maksimal selama 6 bulan. Virus hepatitis akut inilah yang mempengaruhi perkembangan virus hepatitis lainnya seperti hepatitis A, Hepatitis virus B, Hepatitis Virus C, D dan E.

Hingga saat ini hepatitis virus A, B dan C masih menjadi masalah kesehatan dunia yang serius karena berpotensi menimbulkan dampak morbiditas dan mortalitas. Hepatitis Virus A (HVA) merupakan self limiting disease tetapi dapat menimbulkan dampak epidemiologis dan klinis.

Di Indonesia infeksi HVA banyak mengenai anak usia < 5 tahun dan biasanya tanpa gejala. Anak-anak ini merupakan sumber penularan bagi orang dewasa di sekitarnya dengan risiko morbiditas dan mortalitas yang lebih berat.

Walau bukan penyebab kematian langsung, namun penyakit hepatitits menimbulkan masalah pada usia produktif, pada saat seharusnya mereka menjadi sumber daya pembangunan. Karena itu Indonesia mengusulkan resolusi Hepatitis Virus diangkat menjadi isu dunia, dan telah diterima.

Tantangan yang serius ini perlu mendapat perhatian kita semua. Oleh karena itu perlu segera mengumpulkan data dan informasi yang lebih banyak dan lebih lengkap untuk dijadikan dasar perumusan kebijakan, guna menempatkan pengendalian penyakit hepatitis dalam daftar prioritas yang lebih tinggi.

Hepatitis A sangat terkait dengan pola hidup bersih. Hepatitis A tidak pernah berkembang parah seperti Hepatitis B atau C. Meski demikian, Hepatitis A tetap harus diobati dengan baik karena mengurangi produktivitas.

Berikut adalah beberapa penjelasan dari gejala penyakit hepatitis:

  1. Air Seni Berubah Warna

Salah satu tanda jika seseorang mengalami hepatitis adalah dia memiliki air seni yang berubah warna. Air seni pada umumnya berwarna bening sedangkan orang yang mengalami infeksi bakteri maupun virus air seninya akan keruh atau cenderung berwarna cokelat. Alasannya adalah penyakit hepatitis akan menganggu fungsi hati manusia.

Saat fungsi hati terganggu, hati tidak bisa menyerap cairan garam empedu ke dalam tubuh sehingga di dalam darah konsentrasinya sangat tinggi. Cairan garam empedu itu juga akan memberatkan ginjal yang harus menyaring urin bersamaan dengan cairan empedu tersebut.

Akibatnya air urin akan menjadi keruh.sebab cairan garam empedu ikut keluar bersamaan dengan urin serta yang konsentrasinya di dalam darah sangat tinggi.

  1. Anemia

Orang yang mengalami hepatitis akan mengalami anemia dikarenakan produksi sel darah merah yang berkurang. Orang yang hepatitis harus mengkonsumsi makanan untuk anemia agar produksi sel darah merahnya menjadi stabil kembali. Anemia inilah yang menyebabkan orang yang mengalami hepatitis akan merasakan mudah lelah, lesu dan lemas.

Tidak hanya orang hepatitis saja yang bisa mengalami gejala anemia , namun setiap orang rentan untuk mengalami anemia. Oleh sebab itu kita juga harus tahu bagaimana cara mencegah anemia secara efektif.

  1. Merasakan Lesu

Orang yang menderita hepatitis akan merasakan lemas dan lesu, hal itu dikarenakan saat mengalami hepatitis produksi sel darah merah berkurang sehingga menyebabkan penderitanya kekurangan asupan darah. Produksi sel darah merah yang berkurang menjadi tanda bahwa kadar bilirubin di dalam darah sangat tinggi sehingga menyebabkan produksi sel darah merah menjadi berkurang.

Penyebab dan Penularan Hepatitis A

Penyebab penyakit ini adalah virus hepatitis A yang dapat menyebar dengan sangat mudah. Cara penyebaran utamanya adalah melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh tinja pengidap hepatitis A. Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan penyebaran virus ini meliputi:

– Kontak langsung dengan pengidap

– Berbagi jarum suntik

– Sanitasi yang buruk

– Pria yang berhubungan seks dengan sesama pria

– Berhubungan seks dengan pengidap, terutama seks anal

– Bekerja di area yang berhubungan dengan kotoran, misalnya selokan.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.