skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Hepatitis Apakah Menular

Penyakit Hepatitis Apakah Menular

Hepatitis A adalah infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A (HAV) virus genom RNA beruntai tunggal dan linear dengan ukuran 7. 8 kb. Virus hepatitis A merupakan anggota famili pikornaviradae berukuran 27-32 nm dengan bentuk partikel yang membulat.

HAV mempunyai simetri kubik, tidak memiliki selubung, serta tahan terhadap panas dan kondisi asam. HAV mula-mula diidentifikasi dari tinja dan sediaan hati.

Penambahan antiserum hepatitis A spesifik dari penderita yang hampir sembuh (konvalesen) pada tinja penderita diawal masa inkubasi penyakitnya, sebelum timbul ikterus, memungkinkan pemekatan dan terlihatnya partikel virus melalui pembentukan agregat antigenantibodi.

Hepatitis A disebabkan oleh virus Hepatitis A atau virus enterovirus 72 dari kelas picornavirus. Dengan garis tengah 27 nm.

Virion mempunyai 3 jenis polipeptida yang stabil pada pH 3 dan tidak di rusak oleh eter, tahan terhadap sinar ultra violet, tahan terhadap desinfektan, tahan terhadap pemanasan 60 derajat celcius selama 20 jam dan tetap stabil jika disimpan di dalam pendingin dengan suhu minus 20 derajat celcius selama 20 tahun lamanya.

Virus hepatitis A menjadi tidsak aktif oleh formalin, glutaraldehid dan larutan hipoklorit. Dapat di temukan dalam tinja pasien. Antibodi penyakit ini dapat diperiksa dalam serum darah pasien. Anti hepatitis A dapat menetap dalam serum sampai bertahun-tahun setelah terinfeksi, tetapi puncak titer anti hepatitis A biasanya di dapat pada sekitar satu minggu sesudah sakit.

Gejala awal penyakit hepatitis A biasanya hampir menyerupai penyakit influenza. Penyakit hepatitis A sangat rentan diderita oleh anak-anak. Sayangnya hepatitis A yang diderita oleh anak-anak seringkali terlambat didiagnosis karena biasanya tidak menunjukkan adanya gejala awal sama sekali. Umumnya gejala hepatitis A akan berakhir sebelum 2 bulan.

Namun pada beberapa kasus yang tergolong jarang penyakit ini bisa menunjukkan gejala selama 6 bulan. Adapun beberapa gejala yang menunjukkan adanya penyakit hepatitis A adalah sebagai berikut:

– Warna urin menjadi lebih pekat/gelap seperti warna air teh.

– Diare.

– Mudah lelah.

– Mual dan muntah.

– Nafsu makan menurun.

– Demam.

– Menguningnya kulit tubuh dan mata (jaundice). Hal tersebut disebabkan oleh kadar bilirubin dalam darah yang meningkat.

– Kotoran menjadi berwarna lebih terang atau seperti tanah liat.

Penyakit Hepatitis Apakah Menular?

Penyakit hepatitis A ini merupakan penyakit yang mudah menular dan dapat menyerang banyak orang sehingga dapat menimbulkan wabah. Hal ini disebabkan oleh kesehatan lingkungan yang kurang memadai, penyediaan air minum yang tidak memenuhi syarat, tingkat sosial ekonomi, tingkat pendidikan masyarakat.

Menurut WHO prevalensi Hepatitis dibagi dalarn tiga kategori, yaitu sebagai berikut:

  1. Tinggi: di negara-negara berkembang dengan sanitasi yang sangat buruk dan perilaku personal hygiene yang kurang baik, risiko infeksi lebih besar dari 90%. Sebagian besar infeksi terjadi pada anak usia dini dan mereka yang terinfeksi tidak memiliki gejala nyata.

Wabah jarang karena anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa umumnya kebal. Prevalensi penyakit di daerah seperti ini tergolong rendah dan jarang terjadi wabah.

  1. Menengah: Di negara-negara berkembang, negara dengan ekonomi di daerah transisi di mana kondisi sanitasi sangat bervariasi. Ada daerah yang memiliki sistem sanitasi yang sudah memadai, namun juga ada yang masih kurang.

Ironisnya, kondisi ekonomi yang terus membaik dan kesehatan dapat menyebabkan tingkat lebih tinggi dari penyakit, seperti infeksi terjadi pada kelompok usia lebih tua, dan wabah besar dapat terjadi (kejadian luar biasa).

  1. Rendah: di negara maju dengan sanitasi yang baik dan kebersihan di tingkat infeksi rendah. Penyakit ini dapat terjadi pada remaja dan orang dewasa di kelompok berisiko tinggi seperti pengguna narkoba suntik, pria gay, orang yang bepergian ke daerah risiko tinggi dan populasi terisolasi, misalnya ditutup komunitas agama.

Dari berbagai hasil penelitian nampak jelas bahwa Indonesia termasuk Intermediate Prevalence, bahkan pada daerah tertentu termasuk dalam kategori High Prevalence.

Hal ini dikarenakan ada sebagian provinsi di Indonesia, khususnya di jawa, yang memiliki sistem sanitasi bervariasi, dan dengan kepadatan penduduk yang tinggi (memungkinkan untuk terjadinya wabah hepatitis A). Namun, di daerah lain, khususnya Indonesia timur, sistem sanitasi cenderung kurang baik, sementara kepadatan penduduknya rendah (wabah kepatitis A jarang terjadi).

Dari segi kesehatan masyarakat, tingginya prevalensi Hepatitis virus ini merupakan indikasi bahwa sebetulnya ini merupakan masalah kesehatan masyarakat.

Namun belum mendapat perhatian dari berbagai pihak, terutama di daerah-daerah, karena jarang menyebabkan kematian langsung. Hal ini mudah dilihat dari kurang tersedianya rekap data infeksi virus hepatitis A baik di tingkat puskesmas, rumah sakit, dan dinas kesehatan daerah dari tahun ke tahun.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.