skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Inilah Ringkasan Penyakit Hepatitis A B Dan C!

Inilah Ringkasan Penyakit Hepatitis A B Dan C!

Meski seringkali mendengar istilah hepatitis, sebagian besar masyarakat Indonesia masih belum mengerti bahaya penyakit ini.

Hepatitis merupakan salah satu jenis penyakit disebabkan virus yang meradang organ hati. Masyarakat Indonesia mengalami hepatitis yang dibagi menjadi tiga kategori, tergantung jenis virusnya.

Hepatitis A, B dan C masing-masing diawali tiga jenis virus melalui tiga perantara yang berbeda. Mari cari tahu lebih mendalam soal perbedaan hepatitis A, B dan C.

Seseorang yang sudah terinfeksi virus ini hingga proses masa inkubasi terjadi, tak banyak yang menyadari bahwa penyakit tersebut sudah berada pada dirinya, walaupun sudah tampak gejala yang muncul.

Dilihat dari gejala awal yang muncul mirip sekali dengan penyakit pada umumnya. Seperti mengalami rasa mual, perut nyeri, kelelahan, hilangnya rasa nafsu makan, dan gejala lainnya yang timbul.

Kebanyakan mereka menganggap itu hanya gejala penyakit kelelahan biasa, terkena diare, sakit maag, dan lainnya.

Memang inilah yang menjadi kendala kita untuk mengenali jenis penyakit ini dari sedini mungkin, dikarenakan gejalanya menyerupai penyakit pada umumnya.

Adapun gejala umumnya antara lain tanpa melihat jenisnya antara lain:

– Berat badan akan perlahan turun.

– Merasakan nyeri atau pegal-pegal pada otot.

– Kelelahan tanpa melakukan aktivitas berlebih.

РMerasakan tidak enak badan seperti rasa mual, meriang, diare, sakit diperut terutama bagian kanan yang dianggap maag (perut kembung) dan sakit kepala .

Dari beberapa gejala hepatitis di atas yang muncul, wajar saja kebanyakan penderita umumnya tak menyangka itu adalah yang cukup berbahaya.

Dalam kondisi tersebut seseorang sudah dikatakan terkena “hepatitis akut” yang dapat berlangsung dalam hitung minggu hingga beberapa bulan saja.

Jika tidak tertangani dengan serius dapat mengakibatkan “hepatitis kronis” dan berlanjut ke gejala yang lebih serius.

Untuk membedakan gejala penyakit yang lebih spesifik dari Hepatitis A, B dan C sebagai berikut:

Hepatitis A

Umumnya untuk gejala awal, pada masa inkubasi berlangsung dan setelahnya terlihat sama seperti gejala di atas dan dapat berlangsung dalam hitungan minggu dan beberapa bulan.

Beberapa gejala yang terjadi selanjutnya ditandai dengan sakit perut pada bagian kanan, warna urine menguning, mata bagian putih menguning dan perubahan warna faces.

Seiring dengan pola hidup yang sehat, berangsur-angsur gejala yang timbul dapat hilang dengan sendirinya hingga antibodi membentuk kekebalan terhadap hepatitis A hingga dikatakan dapat sembuh dengan sendirinya.

Hepatitis B

Gejala akut yang muncul sama dengan gejala pada umumnya dan hepatitis A. Resiko penyebaran virus ini cukup cepat dalam waktu 6 bulan pertama setelah terinfeksi.

Jika tidak ditangani dalam kondisi akut, penyakit ini akan menjadi hepatitis menahun (kronis) yang berkemungkinan kecil untuk sembuh hingga berujung terjadinya sirosis pada hati atau kanker hati.

Hepatitis C

Pada kondisi akut gejala yang muncul mirip dengan hepatitis A dan B. Hingga pada tahapan kronis akan menunjukan ciri-ciri pembengkakan hati.

Seperti akan mengalami rasa sakit pada perut bagian kanan, penurunan berat badan secara drastis, sulit berkosentrasi, hingga mengalami pembengkakan pada perut dan kaki serta kondisi kronis lainnya yang ditimbulkan.

Hal yang serupa apa yang terjadi pada kondisi kronis hepatitis B, Hepatitis C juga akan berujung terjadinya kanker hati atau mengalami sirosis hati.

Seberapa Parah

Jika melihat dari jenis virus yang menginfeksi Hepatitis A dapat sembuh total dalam waktu 1-2 bulan setelah menunjukan gejala akut dengan melakukan pola hidup sehat dan menjalani pengobatan.

Atau dapat hilang dengan sendirinya seiring dengan daya tahan tubuh meningkat dan tidak memiliki resiko terjadinya sirosis hati atau kanker hati.

Lain halnya dengan hepatitis B dan C, terbilang memiliki resiko yang cukup tinggi terjadinya sirosis hati atau kanker hati.

Terlambat saja menangani dalam waktu beberapa bulan akan menjadi penyakit yang kronis sulit terobati hingga menjadi penyakit menahun.

Kemudian dari jenis hepatitis C, 10-20% penderitanya akan mengakibatkan sirosis hati. 5% diantaranya berakibat terjadinya kanker hati sedangkan 85% yang sudah terinfeksi akan menjadi penyakit hepatitis kronis.

Virus dari jenis hepatitis C tergolong dalam salah satu virus berbahaya dikarenakan virus ini memiliki angka mutasi yang cukup tinggi dan memiliki berbagai jenis varian genetik yang hingga saat ini belum ada vaksin yang dapat mencegah infeksi virus hepatitis C.

Penanganan dan pengobatan

Untuk melakukan penanganan dan pengobatan yang tepat, perlu adanya terlebih dahulu dilakukan tes darah di laboratorium untuk memastikan virus hepatitis jenis apa yang menginfeksi.

Penanganan yang dilakukan seperti hepatitis A cukup dengan istirahatkan hati tanpa mengkonsumsi obat-obatan yang tidak dianjurkan dokter, pola hidup sehat, minum obat anti mual dan istirahat yang cukup.

Pastinya untuk mendapatkan pengobatan yang akurat harus berkonsultasi dengan dokter/ahli dibidangnya termasuk menggunakan obat alami/tradisional sekalipun.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.