skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Berikut Adalah Penyakit Hepatitis B Dan Penyebabnya!

Berikut Adalah Penyakit Hepatitis B Dan Penyebabnya!

Penyakit hepatitis B merupakan salah satu virus hepatitis yang lebih parah dibandingkan dengan jenis hepatitis lainnya. Penderita hepatitis B bisa terjadi pada setiap orang dari semua umur. Dan yang membahayakan adalah kenyataan bahwa virus ini merupakan jenis penyakit yang bisa menular.

Penularan itu bisa terjadi dengan cara vertikal dan horisontal, penularan secara vertikal terjadi dari Ibu yang mengidap virus hepatitis b kepada bayi yang dilahirkan yaitu pada saat persalinan atau setelah persalinan.

sedangkan Penularan secara horisontal yaitu terjadi akibat penggunaan alat suntik yang tercemar, tindik telinga, tusuk jarum, transfusi darah, penggunaan pisau cukur dan sikat gigi secara bersama-sama, lendir (berciuman) atau luka yang mengeluarkan darah serta hubungan seksual dengan penderita.

Gejala penyakit hepatitis B antara lain:

– Mual dan muntah.

– Lemah dan kelelahan.

– Kulit dan mata tampak menjadi kuning.

– Nyeri pada area perut.

– Urin yang berwarna gelap.

– Nyeri sendi.

– Hilang nafsu makan.

Virus Hepatitis B

Penularannya tidak semudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah.

Penularan biasanya terjadi di antara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau di antara mitra seksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual).Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan.

Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. Di daerah Timur Jauh dan Afrika, beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun, sirosis dan kanker hati.

Penyebab Hepatitis B

Penyebab paling umum dan utama yang bisa menyebabkan penyakit hepatitis b adalah karena virus hepatitis B sendiri, berikut ada beberapa penularan virus hepatitis B:

  1. Berhubungan Seksual

Virus hepatitis b juga bisa terlular dengan melakukan hubungan seksual, kondisi seperti ini biasa terjadi pada seseorang yang sering gonta ganti pasangan.

Dan pernah berhubungan dengan pasangan seksual yang memiliki atau sedang menderita penyakit hepatitis B, maka virus ini akan tertular kepada seseorang yang melakukan hubungan seksual.

  1. Penularan Dari Ibu Ke Anak

Pada ibu yang sedang hamil dan memiliki penyakit hepatitis B maka akan memiliki resiko untuk menularkan virus hepatitis B tersebut ke anak yang ada di dalam kandungan, maka apabila bayi sudah lahir disarankan untuk melakukan vaksin.

  1. Berbagi Jarum

Virus hepatitis B ini juga bisa ditularkan lewat jarum suntik, biasanya ini terjadi ketika dokter lupa atau alasan yang lainnya untuk mengganti jarum suntik.

Efeknya apabila dokter melakukan suntik pada pasien sebelumnya yang menderita penyakit hepatitis b maka bagi anda yang mendapat giliran selanjutnya untuk disuntik akan tertular oleh virus yang ada di suntikan tersebut.

Komplikasi Penyakit Hepatitis B

Satu dari tiga penderita hepatitis B kronis yang tidak menjalani pengobatan dapat mengalami komplikasi penyakit hati yang serius. Komplikasi tersebut di antaranya adalah sirosis, kanker hati, dan hepatitis B fulminan.

  1. Hepatitis B Fulminan

Hepatitis B fulminan terjadi saat sistem kekebalan tubuh menjadi keliru dan mulai menyerang hati hingga menyebabkan kerusakan yang parah.

Beberapa gejala yang mengindikasikan kondisi tersebut adalah penderita menjadi linglung atau bingung, perut membengkak, dan sakit kuning.

Penyakit ini bisa menyebabkan hati berhenti berfungsi dan seringkali berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

  1. Sirosis

Sirosis adalah pembentukan jaringan parut pada hati. Jaringan parut adalah jaringan yang terbentuk setelah sel-sel hati yang awalnya normal, mengalami luka atau radang yang berkelanjutan.

Gejala sirosis biasanya tidak terdeteksi dan sering tidak disadari penderitanya sampai terjadi kerusakan yang parah pada hati.

Sirosis yang parah dapat memicu gejala-gejala seperti turunnya berat badan, mual, gampang lelah, gatal-gatal pada kulit dan pembengkakan pada perut serta pergelangan kaki.

Perkembangan komplikasi ini dapat dihambat dengan langkah pengobatan tertentu, misalnya dengan obat antivirus.

Tetapi ada sebagian penderita yang terpaksa menjalani transplantasi hati karena kondisinya sudah sangat parah.

  1. Kanker Hati

Hepatitis B kronis bisa berkembang menjadi kanker hati jika tidak ditangani dengan baik. Gejala pada komplikasi ini di antaranya adalah mual, muntah, sakit perut, penurunan berat badan, serta sakit kuning. Operasi mungkin akan dilakukan untuk membuang bagian hati yang terserang kanker.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.