skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Sirosis Hati Dan Cara Mengobatinya!

Penyakit Sirosis Hati Dan Cara Mengobatinya!

Sirosis hati merupakan penyakit kronis yang menyerang organ hati yang membuat organ hati mengalami pengecilan, pengerasan dan pembengkakan hati/liver.

Sirosis hati merupakan penyakit kronis yang mengancam jiwa manusia, diketahui dari beberapa sumber informasi yang dihimpun bahwa penyakit akibat sirosis hati ini menyebabkan kematian.

Hingga mencapai 25.000 jiwa dari seluruh total populasi manusia di dunia, dan setiap tahunnya terus bertambah.

Penyebab Penyakit Sirosis Hati

Penyebab sirosis hati salah satunya karena adanya pengaruh alkohol. Sebenarnya hati memiliki kemampuan untuk memecah alkohol.

Akan tetapi jika alkohol yang dikonsumsi terlalu banyak, alkohol tersebut dapat merusak hati. Sirosis yang terjadi disebabkan oleh pengaruh alkohol disebut dengan sirosis alkoholik.

Penyebab berikutnya dari sirosis hati adalah infeksi virus hepatitis C kronis. Virus hepatitis C dalam jangka panjang dapat menyebabkan inflamasi yang pada akhirnya akan menyebabkan sirosis hati. Selain hepatitis C, hepatitis B juga diketahui memiliki pengaruh terhadap terjadinya sirosis hati.

Penyabab lain pada sirosis hati antara lain adalah adanya penyakit yang menyebabkan penyumbatan saluran empedu, reaksi terhadap obat obatan medis tertentu, dan terjadinya Infeksi tertentu yang disebabkan oleh bakteri dan parasit.

Perawatan Dan Pengobatan Penyakit Sirosis Hati

Untuk perawatan hal yang bisa dilakukan ialah penghentian konsumsi alkohol. Bahkan walau pun terjadinya sirosis tidak disebabkan oleh konsumsi alkohol. Minum alkohol akan meningkatkan perkembangan sirosis apa pun itu pemicunya.

Selain berhenti mengkonsumsi alkohol, penderita sirosis hati perlu berhati hati dalam mengkonsumsi obat-obatan medis.

Jika penderita memerlukan obat-obatan untuk penyakit lain, sebaiknya penderita mengkonsultasikannya terlebih dahulu pada dokter.

Dalam beberapa kasus, transplantasi hati terkadang harus dilakukan terutama jika kondisi hati sudah terlalu parah.

Di mana jaringan parut yang luas dan hati nyaris tidak bisa berfungsi, maka transplantasi hati mungkin satu-satunya pilihan.

Perubahan Gaya Hidup untuk Menghambat Sirosis

Apabila Anda didiagnosis menderita sirosis, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sendiri untuk mencegah agar sirosis tidak bertambah parah.

Beberapa cara berikut ini bisa dilakukan:

– Berolahraga

Tubuh tidak mampu menyimpan glikogen (karbohidrat yang memberikan energi jangka pendek) dengan baik saat jaringan hati rusak.

Saat kondisi ini terjadi, pada masa setelah dan sebelum makan, tubuh akan menggunakan jaringan ototnya sebagai sumber energi.

Kondisi ini akan menyebabkan otot melemah dan jumlahnya berkurang. Olahraga secara teratur bisa menurunkan risiko pelemahan otot.

– Gaya hidup bersih

Menjalani gaya hidup bersih akan menghindarkan Anda dari bahaya infeksi virus maupun bakteri.

– Vaksinasi

Terdapat beberapa program vaksinasi untuk mencegah terjadinya infeksi yang terjadi, baik oleh virus maupun bakteri. Tanyakan kepada dokter tentang program vaksinasi yang tersedia sebagai langkah pencegahan.

– Konsumsi obat bebas

Sirosis dapat memengaruhi tubuh Anda dalam memproses obat-obatan. Sebelum Anda mengonsumsi obat-obatan yang bisa dibeli secara bebas, sebaiknya tanyakan pada dokter atau apoteker tentang interaksi obat tersebut dengan sirosis.

– Menurunkan berat badan

Apabila memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, Anda disarankan untuk menurunkan berat badan.

– Pola makan sehat

Penderita sirosis sering mengalami mala Sangat penting bagi Anda yang mengalami sirosis untuk mengonsumsi menu makanan yang sehat dan seimbang.

Menghindari makanan asin atau garam pada makanan akan mengurangi risiko Anda mengalami pembengkakan kaki dan perut yang disebabkan penimbunan cairan dalam tubuh.

– Menu penambah energi

Penurunan jumlah otot dan kelemahan otot dapat ditangani dengan mengonsumsi camilan sehat di antara jam makan.

Hal ini dapat menambahkan asupan kalori dan protein yang dibutuhkan tubuh. Daripada mengonsumsi satu atau dua kali makan besar, lebih baik mengonsumsi tiga hingga empat kali makan dalam porsi kecil tiap harinya.

– Menghindari minuman keras

Apa pun penyebab dasar penyakit sirosis Anda, sebaiknya Anda mengurangi konsumsi minuman keras. Mengonsumsi minuman keras atau alkohol dapat meningkatkan risiko berkembangnya penyakit sirosis.