skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Sirosis Hati Itu Apa

Penyakit Sirosis Hati Itu Apa

Hati merupakan salah satu organ dalam tubuh manusia yang berperan penting dalam sistem pencernaan manusia. Namun, bukan berarti hati hanya berguna dalam proses asupan makanan saja. Hati juga memproduksi kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kebutuhan kolesterol tubuh dipenuhi oleh organ hati, jadi sebenarnya kita tidak perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol. Tidak hanya itu saja, organ hati juga berguna dalam proses penyaringan. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan juga fungsi organ hati ialah melalui asupan makanan.

Penyakit Sirosis Hati Itu Apa?

Sirosis hati adalah penyakit hati menahun yang mengenai seluruh organ hati. Keadaan tersebut terjadi karena infeksi akut dengan virus hepatitis dimana terjadi peradangan sel hati yang luas dan menyebabkan banyak kematian sel. Akibatnya bentuk hati yang normal akan berubah disertai terjadinya penenkanan pada pembuluh darah dan terganggunya aliran darah.

Timbulnya Sirosis Hepatis melibatkan beberapa faktor penyebab yaitu konsumen minuman alkohol,defisiensi gizi dengan penurunan asupan protein ,Riwayat penyakit Hepatitis dan peradangan pada saluran empedu, cholestasis kronik intra, obstruksi aliran vena hepatic ( gagal jantung kanan ), kelainan metabolisme dan DM.

Awal penyakit sirosis hepatis adalah timbul peradangan hati , hati cenderung membesar menjadi keras dan timbul nyeri di abdomen. Jika hal ini berlangung terus menerus ukuran hati akan berkurang akibatnya timbul jaringan parut atau nekrosis hati.

Dengan adanya nekrosis hati akan terjadi peningkatan tekanan vena vortal yang menimbulkan dilatasi pada vena tubuh bagian atas dan ekstremitas bawah seperti vena esopage, vena para umbilikalis, vena hemoroidalis sehingga darah akan mengalir dan berkumpul pada vena – vena tersebut.

Jika hal ini terus berlanjut maka vena-vena tersebut akan pecah dan terjadi pendarahan atau varises esofagus, hemoroid, Kaput modusa atau penonjolon umbilikalis.

Adanya gangguan aliran darah balik vena tersebut maka dapat timbul tanda dan gejala yaitu:

  1. Secara manifestasi dini seperti demam,nyeri timbul atau perasaan berat pada kuadran kanan atas ( 50 % penderita ), hati keras dan mudah teraba, mual, muntah dan tidak nafsu makan, penurunan berat badan, kelemahan, diare, konstipasi.
  2. Manifestasi lanjut seperti kegagalan sel hati dan hpertensi vorta. Serta terjadi penurunan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak di hati yang dapat menimbulkan ascites, splenomegali, hidrothork, edema, ikterus, anemia serta feces berwarna pecat, perdarahan,impotensi, spide naevi, eritema palmalis, ginekomastia.

Jika penyakit ini terus berlanjutakan menimbulkan komplikasi seperti Perdarahan gastrointestinal, hipertensi portal meimbulkan varises oesopagus, koma hepatikum, ulkus peptikum, karsinoma hepatosellural, infeksi, ensephalopati hepatika, ascites dan kematian.

Diagnosis

Pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahi terjadinya sirosis hati diantaranya:

  1. Pemeriksaan laboratorium

Pada pemeriksaan ini dapat diketahui perubahan enzim transaminase (AST dan ALT) yang menjadi salah satu penanda adanya peradangan atau kerusakan hati akibat berbagai penyebab, termasuk sirosis. Selain itu juga dapat diketahui kadar albumin, faktor-faktor pembekuan darah, jumlah zat besi, dan autoantibodi yang juga perubahannya dapat menjurus ke sirosis.

  1. Pencitraan

Pemeriksaan ini menggunakan alat, salah satunya USG, CT (computerized tomography), MRI (magnetic resonance imaging) dan transien elastography (FibroScan®). Pada pemeriksaan ini dapat ditemukan hepatomegali, nodul dalam hati, splenomegali, dan cairan dalam abdomen, yang dapat menunjukkan sirosis hati.

  1. Biopsi

yaitu pengambilan sampel kecil dari sel-sel hati yang diambil dan diperiksa dengan menggunakan mikroskop. Pengambilan sampel hati dengan cara memasukkan jarum halus di antara tulang rusuk kemudian ke hati. Biopsi tidak hanya dapat memastikan adanya sirosis, tetapi juga dapat mengungkapkan penyebabnya.

  1. Endoskopi (gastroscopy)

yaitu dengan memasukkan kamera video ke tubuh pasien melalui kerongkongan kemudian turun ke lambung & usus kecil. Dokter akan melihat bagian dalam perut pada layar, untuk melihat adakah pembuluh darah yang membesar (varises) di kerongkongan, lambung dan usus kecil, yang merupakan tanda – tanda dari sirosis.

Apa Itu Heartcare?

HeartCare adalah Produk yang diproduksi oleh PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Organik yang diproduksi dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology.
LupusCare berperan dalam regenerasi sel karena memiliki kandungan Flavonoid dan Alkaloid yang merupakan rangkaian biopolimer yang berfungsi membersihkan racun dalam darah serta memperbaiki sel-sel tubuh yang telah usang.

Tim Formulator kami melakukan berbagai penelitian dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Alami berkualitas yang memakan waktu panjang untuk mendapatkan hasil terbaik agar dapat menyembuhkan Penyakit jantung.