skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Sirosis Hati Pada Anak Apakah Berbahaya?

Penyakit Sirosis Hati Pada Anak Apakah Berbahaya?

Sirosis hati adalah suatu keadaan yang berupa perubahan struktur hati akibat nodus sel hati yang dikelilingi jaringan penyusun organ megnalami fibrosis atau pertumbuhan jaringan ikat. Secara normal, sel hati dapat meregenerasi diri sendiri dalam siklus tertentu.

Regenerasi sel ini terjadi akbiat fungsi sebagai detoksin atau penawar racun membuat sel menjadi mudah rusak. Racun ini bisa berasal dari sari makanan yang dibawa dari sistem pencernaan atau hasil dari bakteri.

Sirosis di tahap awal tidak menimbulkan gejala apapun. Oleh karena itu, pasien sirosis ringan dan moderat mungkin menderita untuk waktu yang lama tanpa menyadari penyakitnya.

Pada tahap ini tes fungsi hati dapat mendeteksi perubahan yang mengarah pada disfungsi hati, seperti:

– Kegagalan membuat bahan kimia yang cukup diperlukan untuk pembekuan darah.

– Kurang mampu mengolah limbah kimia dalam tubuh seperti bilirubin sehingga menumpuk di dalam tubuh.

– Kurang mampu memproses obat, racun, dan bahan kimia lainnya yang kemudian bisa menumpuk di dalam tubuh.

– Kegagalan membuat cukup protein seperti albumin yang membantu untuk mengatur komposisi cairan di dalam aliran darah dan┬átubuh.

Gejala Sirosis Hati Pada Anak

Penderita sirosis hati dapat mengalami beberapa gejala gangguan hati atau malah tidak mengalmai gejala apapun.

Beberapa gejala mungkin tidak terlalu spesifik sehingga penderita tidak menduga gangguan hatilah penyebab gejala tersebut.

Berikut beberapa gejala sirosis hati yang dapat ditemukan:

– Badan terasa lemas.

– Hilangnya nafsu makan.

– Merasa sangat Lelah.

– Badan terasa gatal.

– Mudah merah akibat penurunan produksi faktor pembekuan darah karena adanya gangguan pada hati.

– Kulit atau bagian putih mata tampak kekuningan akibat penumpukkan bilirubin di dalam darah.

Penyebab Sirosis Hati Pada Anak

Sirosis hati tidak hanya menyerang orang dewasa namun juga dapat menyeran anak-anak dan bayi. Bayi dapat menderita sirosis akibat tersumbatnya saluran empedu.

Saluran empedu mengalirkan empedu yang dihasilkan oleh hati ke usus. Cairan empedu membantu mencerna lemak di usus.

Jika saluran ini tersumbat maka cairan empedu tidak dapat mengaliar ke usus dan memenuhi organ hati sehingga menyebabkan kerusakan atau sirosis hati.

Pada orang dewasa hal ini juga bisa saja terjadi. Pada umumnya pada orang dewasa terjadi karena komplikasi pembedahan kantung empedu.

Buah Yang Baik Untuk Penderita Penyakit Sirosis Hati

Berikut ini adalah buah yang baik untuk penderita penyakit sirosis hati:

  1. Alpukat

Saat organ hati kita terserang virus hepatitis yang menyebabkan sirosis hati maka organ hati perlu dibersihkan dari racun atau senyawa berbahaya yang terdapat dalam hati.

Kandungan zat glutathione dalam alpukat sangat efektif untuk membersihkan kandungan racun dalam hati.

Disamping itu khasiat alpukat dengan kandungan lemak tak jenuh tunggalnya sangat membantu penderita sirosis hati menekan kolesterol jahat.

  1. Semangka

Sama halnya dengan jeruk lemon, semangka juga termasuk dalam buah untuk penderita liver karena kandungan antioksidannya yang cukup tinggi. Semangka mampu menangkal radikal bebas yang mengendap dalam organ hati.

  1. Pisang

Pisang merupakan buah yang cukup menunjang proses penyembuhan penyakit organ hati ini. Pisang sangat kaya akan zat zat baik berupa vitamin dan nutrisi lainnya dan sebaiknya dikonsumsi setiap hari.

  1. Pepaya

Pepaya yang dimakan langsung atau diolah menjadi pudding bisa bermanfaat dalam pencegahan kerusakan hati.

Tekstur papaya yang lembut juga memudahkan organ lambung mencerna buah ini sehingga penyerapan zat dalam papaya semakin mudah untuk menjalar ke seluruh organ tubuh.

  1. Jeruk lemon

Jeruk lemon meski menurut kepercayaan kandungan asam buah ini buruk untuk penderita hati atau lambung namun ternyata jeruk lemon mengandung zat antioksidan yang akan membantu secara optimal proses detoksifikasi dalam hati yang terinfeksi virus.