skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Gejala Jenis Dan Tips Pencegahan Penyakit TBC Ada Disini!

Gejala Jenis Dan Tips Pencegahan Penyakit TBC Ada Disini!

Penyakit TBC ( Tuberkulosis ) merupakan jenis penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi perhatian seluruh dunia. Sampai saat ini, bahkan belum ada satu negara pun yang bebas dari penyakit TBC. Angka kematian dan kesakitan akibat bakteri mycobacterium tuberculosis ini pun sangat tinggi.

Kita harus mengetahui bahwa penyakit TBC dapat menyerang siapa saja (tua, muda, laki-laki, perempuan, miskin, atau kaya) dan juga dapat menyerang dimana saja. Berdasarkan data yang ada, setiap tahunnya di Indonesia bertambah dengan seperempat juta kasus baru TBC dan sekitar 140.000 kematian terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh penyakit TBC.

Dan yang lebih penting, saat ini Indonesia berada pada urutan ketiga terbesar sebagai negara dengan masalah penyakit TBC di dunia.

Gejala dan Jenis Tuberkulosis

TB paling sering menyerang paru-paru dengan gejala klasik berupa batuk, berat badan turun, tidak nafsu makan, demam, keringat di malam hari, batuk berdarah, nyeri dada, dan lemah. Jenis batuk juga bisa berdahak yang berlangsung selama lebih dari 21 hari.

Berikut ini adalah beberapa jenis TBC:

  1. Tuberkulosis tulang ( osteal )

TB tulang belakang juga dikenal sebagai TB Spondylitis. Gejala awal yang paling umum dari TB tulang adalah nyeri, tapi itu tergantung pada tulang atau sendi yang terpengaruh. TBC sendi, disebut TB artikular, semakin menghancurkan sendi di pinggul atau lutut. Dokter menyebut kondisi ini sebagai “mono-arthritis” karena hanya satu sendi yang terkena.

Pada kasus tuberkulosis tulang ini, bakteri menginfeksi dan membuat tulang menjadi lemah serta rapuh. TBC tulang belakang, juga disebut penyakit Pott, biasanya mempengaruhi bagian dada dari tulang belakang, menyebabkan nyeri punggung konstan sebagai virus degradasi cakram bantalan tulang belakang.

Tuberkulosis pada sendi menyebabkan nyeri sakit dan kekakuan. osteomyelitis tuberkulosis, atau infeksi tulang, menyebabkan nyeri konstan dalam tulang itu sendiri dan dapat menyebabkan komplikasi pada jaringan di sekitarnya, seperti sindrom carpal.

  1. Tuberkulosis ginjal

Tuberkulosis ginjal dapat menyebabkan asimtomatik piuria (sel darah putih dalam urin) dan dapat menyebar ke organ reproduksi dan mempengaruhi reproduksi. Pada pria, epididimitis (radang epididimis) dapat terjadi. Bakteri tbc awalnya dihirup ke dalam paru-paru di mana ia kemudian dapat menyebar ke organ lain seperti ginjal.

Radang ginjal, demam, kehilangan nafsu makan, gemetaran, kehilangan berat badan dan sakit pada bagian ginjal adalah beberapa gejala dari penyakit tbc ginjal ini. Segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut.

  1. Tuberkulosis kelenjar getah bening

Limfadenitis adalah peradangan dan / atau pembesaran kelenjar getah bening dan merupakan respon umum untuk berbagai infeksi terutama pada anak-anak. Kelenjar getah bening sering di daerah leher, meskipun mereka dapat di selangkangan. Infeksi TB kelenjar getah bening di leher kadang-kadang disebut dengan nama penyakit kelenjar, atau sebagai adenitis TB.

Selain beberapa jenis dan macam-macam tbc diatas, ada juga jenis tbc lain yaitu tbc laring dan tbc miller. TBC laring sering mempengaruhi pita suara dan sedangkan tbc miller mempengaruhi paru-paru yang menimbulkan pertumbuhan kecil pada permukaan paru-paru.

Cara Tips Pencegahan Penyakit TBC Paru dapat juga kita lakukan. beberapa langkah pencegahan dan pengobatan yang bisa kita lakukan diantaranya yaitu:

  1. Tidak meludah disembarang tempat, usahakan meludah ditempat yang terkena sinar matahari atau ditempat sampah.
  2. Ketika ada seseorang ingin batuk atau bersin sebaiknya anda menutup mulut untuk menjaga terjadinya penularan penyakit.
  3. Sering-seringlah berolahraga supaya tubuh kita selalu sehat. Dengan berolahraga dan menjaga kesehatan maka sistem imun senantiasa terjaga dan kuat
  4. Lakukan imunisasi terhadap bayi untuk mencegah penyakit TBC. Karena flek anak-anak angka kejadiannya pun cukup tinggi.

Apa Itu Pulmohealer?

Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.