skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyebab Penyakit Batu Empedu Dan Pengobatannya

Penyebab Penyakit Batu Empedu Dan Pengobatannya

Kantong empedu yang normal memiliki cairan pencernaan yang disebut empedu untuk dilepaskan ke usus kecil. Jika cairan tersebut membatu, maka proses pelepasan cairan akan terganggu. Hal inilah yang kemudian menyebabkan gejala penyakit batu empedu.

Penyebab Penyakit Batu Empedu

Pembentukan batu empedu bisa terjadi bila empedu mengandung banyak kolesterol, bilirubin, atau kurangnya garam empedu.

Ketika kandung empedu tidak bisa dikosongkan dengan benar, risiko pembentukan batu empedu bisa meningkat.

Perempuan memiliki risiko lebih tinggi terkena batu empedu karena kadar estrogen yang berlebihan akan menyebabkan kadar kolesterol yang lebih tinggi pada empedu.

Riwayat keluarga, obesitas, dan kondisi kesehatan tertentu bisa dikaitkan dengan batu empedu. Diet tinggi lemak dan diet rendah serat juga turut menjadi faktor terjadinya batu empedu.

Faktor Penyebab Penyakit Batu Empedu

Banyak hal yang menyebabkan terjadinya batu empedu. Batu empedu merupakan suatu penyakit yang cukup mengkhawatirkan dan dapat menimbulkan efek samping dan resiko komplikasi pada penyakit lainnya yang diakibatkan oleh sakit batu empedu.

Batu emepdu juga dapat dijadikan alasan dari gejala batu ginjal, dan sakit ginjal lainnya. Karena batu empedu dapat menyumbat saluran empedu dan meningkatkan resiko terhadap gangguan organ tubuh bagian dalam lainnya.

Berikut ini ada beberapa faktor umum penyebab Penyakit batu empedu, diantaranya:

  1. Diet yang Salah

Diet sering diartikan sebagai sesuatu yang salah. Diet tidak hanya menurunkan berat badan hingga mencapai berat badan ideal.

Tetapi diet yang sebenarnya bertujuan mengatur pola asuhan makan agar lebih sehat dan seimbang, mengontrol porsi makan, mengurangi kebiasaan mengemil makanan yang banyak mengandung bahan pengawet.

Melakukan diet yang terlalu ketat dan metode yang salah akan berakibat fatal pada kesehatan tubuh. Sehingga membuat tubuh mengalami penurunan berat badan yang cepat dan drastis.

Kemudian membuat liver/hati mengeluarkan ekstra kolesterol ke dalam cairan empedu yang dapat berakibat pada terjadinya batu empedu.

  1. Jenis Kelamin

Penyakit batu empedu sebagian besar melanda wanita dengan 2 kali lebih besar resikonya dibanding dengan pria. Hal ini disebabkan oleh produksi hormon estrogen wanita meningkat terutama ketika dalam masa kehamilan, terapi sulih hormon, efek samping penggunaan pil KB. Selain itu, tingginya kadar kolesterol jahat dalam cairan empedu, sehingga memudahkan terbentuknya batu empedu.

  1. Faktor Genetika Atau Keturunan

Faktor keturunan atau genetika memang selalu memainkan peranan penting dalam mewarisi suatu penyakit, terutama bila anak memiliki gen yang lebih banyak berasal dari salah satu orang tua seperti ibu atau ayah.

  1. Berat Badan

Seseorang yang memiliki berat badan berlebih selalu di indentikan dengan kelebihan lemak. Mereka yang memiliki berat badan diatas berat badan ideal memang memiliki resiko yang lebih besar terhadap suatu serangan penyakit, termasuk pada penyakit batu empedu.

Tubuh yang banyak menyimpan lemak akan mengurangi kadar garam dalam cairan empedu, sementara kolesterol berpeluang meningkatkan jumlahnya dan semakin meningkat.

  1. Penggunaan Obat Antikolesterol

Efek samping dari pemakaian obat antikolesterol dalam jangka waktu yang cukup lama dapat meningkatkan kadar kolesterol yang kemudian dilepaskan ke dalam cairan empedu dan kemudian memberi kesempatan terbentuknya batu empedu.

  1. Penyakit Diabetes Mellitus

Mereka yang memiliki penyakit diabetes umumnya memiliki kadar asam lemak atau trigliserida yang cukup tinggi, sehingga risiko menderita batu empedu semakin besar.

  1. Pola Makan

Pola makan tinggi lemak serta kolesterol, dan rendah serat menambah risiko batu empedu.

Langkah Pengobatan Untuk Mengatasi Batu Empedu

Keberadaan batu empedu seringkali tidak akan menimbulkan gejala, sehingga tidak memerlukan penanganan secara khusus.

Tetapi jika menyebabkan gejala yang mengganggu atau jika terjadi komplikasi, penyakit ini harus ditangani.

Batu empedu bisa ditangani dengan obat-obatan hingga operasi pengangkatan kantong empedu. Walau fungsi organ ini penting, tubuh kita tetap bisa bertahan tanpa memilikinya.

Tanpa kantong empedu, hati akan tetap mengeluarkan cairan empedu yang membantu dalam pencernaan lemak.

Jenis operasi yang umum direkomendasikan adalah operasi ‘lubang kunci’ atau istilah medisnya kolesistektomi laparoskopik.

Jenis operasi ini dianjurkan karena metodenya yang sederhana dengan tingkat risiko komplikasi yang rendah.

Apa Itu RENALCARE?

Obat Penyakit Ginjal RenalCare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Herbal yang diciptakan dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology yang dikhususkan untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan Organ Ginjal.
Formula Herbal RenalCare yang kami produksi ini terbuat dari bahan 100% Herbal Alami dengan kualitas terbaik dan kami pastikan 0% bahan kimia, sehingga tidak ada efek samping jika Anda mengkonsumsinya.