skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyebab Dan Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Polikistik

Penyebab Dan Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Polikistik

Penyakit ginjal polikistik (PKD) adalah gangguan diwariskan dimana sekelompok kista berkembang terutama dalam ginjal. Kista adalah kantung bulat berisi cairan seperti air. Kista bervariasi dalam ukuran dan, saat mereka menumpuk lebih cair, mereka dapat tumbuh sangat besar.

Meskipun ginjal biasanya organ-organ yang terkena dampak paling parah, penyakit ginjal polikistik dapat menyebabkan kista untuk mengembangkan dalam hati Anda dan di tempat lain dalam tubuh Anda.

Penyebab Penyakit Ginjal Polikistik

Penyakit ginjal polikistik merupakan penyakit keturunan yang disebabkan oleh kelainan atau kecacatan pada gen. Mutasi genetis juga dapat menyebab munculnya penyakit ini, namun hal tersebut jarang terjadi.

Berdasarkan kecacatan genetisnya, ada dua jenis penyakit ginjal polikistik, yaitu:

  1. Autosomal recessive polycystic kidney disease (ARPKD). Gejala ARPKD seringkali muncul sesaat setelah penderita dilahirkan. Jika kedua orangtua harus menderita ARPKD, maka setiap anak-anaknya memiliki risiko sebesar 25 persen untuk menurunkan ARPKD.
  2. Autosomal dominant polycystic kidney disease (ADPKD). Gejala ADPKD seringkali muncul ketika penderita berusia antar 30 hingga 40 tahun. Jika salah satu orang tua menderita ADPKD, maka setiap anaknya memiliki risiko sebesar 50 persen untuk menurunkan ADPKD. Jenis ini merupakan penyakit ginjal polikistik yang paling banyak muncul.

Ada pula jenis penyakit ginjal polikistik yang bukan penyakit keturunan yaitu acquired cystic kidney disease (ACKD). Jenis ini biasanya muncul pada seseorang yang mengalami gangguan ginjal lainnya seperti gagal ginjal atau sedang menjalani cuci darah.

Ciri Ciri Ginjal Polikistik

Munculnya Kista yaitu kantung berisi cairan tidak hanya bisa berada di ginjal namun juga bisa muncul di organ lainnya seperti hati. Berikut ini adalah ciri ciri ginjal polikistik:

– Hipertensi,sakit kepala dan sakit pinggang atas.

– Darah dalam urin dan perut membesar

– Sering buang air kecil, penyakit gagal ginjal baik akut maupun kronis

Perawatan Penyakit Ginjal Polikistik

Sebagian besar gejala PKD juga terkait dengan berbagai penyakit dan gangguan. Ada kemungkinan Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan menyebutkan satu atau lebih gejala sebagai keluhan utama Anda. Kemudian, dokter akan meninjau riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik. Anda mungkin perlu menjalani beberapa pemeriksaan laboratorium, seperti penghitungkan darah lengkap (CBC) dan pemeriksaan urin, untuk menentukan penyebab dari gejala.

Jika dokter Anda mencurigai adanya PKD, dokter akan meninjau riwayat keluarga Anda. Anda kemudian akan dirujuk ke dokter ahli untuk diperiksa lebih lanjut untuk menentukan kondisi dan perawatan Anda.

Setelah dokter ahli ginjal menerima kasus Anda, Anda akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan penyebab kondisi dan seberapa jauh penyakit Anda telah menyebar dalam tubuh Anda. Ingat bahwa kista tidak hanya mempengaruhi ginjal, tetapi juga bisa menyebar ke organ lainnya.

Pemeriksaan yang paling umum termasuk USG untuk menemukan kista pada perut; CT scan atau sinar-X perut untuk menemukan kista kecil; MRI perut untuk melihat kondisi ginjal Anda; dan pielogram intravena sehingga pembuluh darah akan muncul dengan jelas pada sinar-X.

Jika dokter ahli mencurigai adanya risiko aneurisma otak, Anda juga akan menjalani angiografi serebral.

Setelah dokter ahli memastikan organ dalam tubuh yang terserang PKD, Anda akan diberikan rencana perawatan. Sangat penting untuk dipahami bahwa perawatan PKD melibatkan pengendalian gejala, utamanya tekanan darah tinggi, yang merupakan penyebab utama dari berbagai masalah medis, seperti gagal ginjal dan penyakit jantung.

Perawatan Anda juga akan mencakup pemberian obat untuk mengurangi rasa sakit, antibiotik untuk mengobati infeksi, diuretic untuk menghilangkan kelebihan cairan, dan operasi untuk mengeringkan kista. Anda juga akan diberikan pola makan rendah garam untuk mengurangi kemungkinan penimbunan cairan.

Jika PKD telah mempengaruhi ginjal, dialis akan dianjurkan untuk mencegah penumpukan produk pembuangan dalam aliran darah Anda. Jika Anda mengalami gagal pada kedua ginjal, transplantasi ginjal akan diperlukan.

Dengan perawatan dan perubahan gaya hidup yang tepat, banyak orang dengan PKD dapat hidup normal. Namun, pada beberapa orang, PKD semakin parah hingga menyebabkan penyakit hati atau gagal ginjal. Jika masalahnya terpusat pada ginjal, transplantasi ginjal akan membantu Anda untuk hidup normal.

Pasien dengan PKD akan membutuhkan banyak dukungan dari teman dan anggota keluarga. Dalam beberapa kasus, pasien juga perlu menjalani bimbingan untuk membantunya mengatasi kondisi tersebut. Untungnya, sejumlah kelompok pendukung berdedikasi untuk membantu pasien PKD menjalani kehidupannya meskipun adanya gangguan tersebut.

Apa Itu RENALCARE?

Obat Penyakit Ginjal RenalCare, Produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT. AICI) merupakan Formula Herbal yang diciptakan dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology yang dikhususkan untuk mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan Organ Ginjal.
Formula Herbal Obat Penyakit Ginjal RenalCare yang kami produksi ini terbuat dari bahan 100% Herbal Alami dengan kualitas terbaik dan kami pastikan 0% bahan kimia, sehingga tidak ada efek samping jika Anda mengkonsumsinya.