skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyebab Penyakit Thypoid

Penyebab Penyakit Thypoid

Demam tifoid (Typhoid fever) adalah jenis penyakit yang berkaitan dengan demam karena adanya infeksi bakteri yang menyebar ke seluruh tubuh dan mempengaruhi banyak organ. Tanpa pengobatan yang tepat maka penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius dan bisa berakibat fatal.

Orang awan menyebutnya dengan demam tifus atau tipes, disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella typhi, juga berhubungan dengan bakteri yang menyebabkan keracunan makanan salmonella.

Demam tifoid sangat menular. Orang yang terinfeksi bisa menularkan bakteri dari tubuh mereka misalnya melalui feses atauyang paling jarang dalam urin mereka. Jika orang lain makan makanan atau minum air yang telah terkontaminasi dengan sejumlah kecil kotoran atau urine yang terinfeksi, mereka dapat terinfeksi dengan bakteri dan berkembang menjadi demam tifoid.

Penyebab Penyakit Thypoid

Penyakit demam tifoid umumnya disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi, Salmonella paratyphi A, dan Salmonella paratyphi B, kadang-kadang dapat juga disebabkan oleh jenis salmonella yang lain, namun demam tifoid yang disebabkan oleh Salmonella typhi lah yang cenderung untuk berkembang menjadi penyakit yang lebih berat.

Bakteri Salmonella dapat hidup pada suhu ruangan dan suhu yang rendah selama beberapa hari dan dapat bertahan hidup pada bahan makanan kering, sampah dan tinja selama beberapa minggu.

Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh kuman. Sebagian besar kuman yang masuk ke dalam saluran cerna dimusnahkan oleh asam lambung dan sebagian kecil sisanya masuk ke dalam usus halus dan kemudian berkembang biak.

Bila sistem kekebalan pada usus halus kurang baik, maka kuman dapat menembus usus halus lalu masuk ke dalam aliran darah dan akhirnya menimbulkan gejal

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit typhoid ini antara lain:

  1. Sanitasi

Sanitasi dan kebersihan adalah penting untuk mencegah terjadinya penyakit tipus. Tipus tidak melibatkan hewan dan penularannya adalah dari manusia ke manusia. Tipus hanya berjangkit pada lingkungan dimana kotoran manusia dan air seni manusia dapat mencemari makanan dan minuman.

Kehati-hatian penyiapan makanan dan mencuci tangan adalah hal yang penting untuk mencegah penyakit tipus.

  1. Vaksin

Dua jenis vaksin tipus tersedia untuk mencegah penyakit tipus: vaksin hidup yang diminum Ty21a dan injeksi typhoid polysaccharide vaccine. Kedua jenis vaksin tersebut efektif melindungi antara 50 hingga 80% mereka yang telah divaksinasi dan direkomendasikan bagi pelancong yang akan berkunjung ke daerah endemik.

Penguat/pengulangan vaksin direkomendasikan setiap 5 tahun sekali bagi vaksin oral dan setiap dua tahun sekali untuk vaksin injeksi. Di Indonesia biasanya hanya tersedia vaksin dalam bentuk injeksi. Dan jika sudah divaksin dan masih terkena biasanya ringan. Vaksinasi dianjurkan untuk dilakukan pada anak-anak dan dewasa sesuai jadwal imunisasi.

  1. Cuci tangan Anda berulang kali

Ini adalah cara terbaik untuk menghentikan penularan bakteri. Cucilah tangan secara menyeluruh dengan air panas dan sabun, khususnya sebelum makan atau menyiapkan makanan dan setelah menggunakan toilet. Selalu sediakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol untuk berjaga-jaga jika air bersih tidak tersedia.

  1. Jangan minum air yang kelihatan kotor

Air minum yang terkontaminasi merupakan masalah besar di tempat-tempat mewabahnya tifoid. Untuk itu, usahakan minum air dalam kemasan atau air minum berkarbonasi. Bersihkan bagian luar botol atau kaleng sebelum Anda membukanya. Jangan tambahkan es batu ke dalam minuman karena bisa saja es tersebut terbuat dari air yang terkontaminasi.