skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Tanda Dan Gejala Penyakit TBC Paru Yaityu …

Tanda Dan Gejala Penyakit TBC Paru yaityu …

Penyakit Tuberkulosis (TBC) pertama kali ditemukan oleh Robert Kock pada tahun 1882. Penyakit ini merupakan penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium Tuberkulosa.

Bakteri ini merupakan bakteri basil yang besifat tahan asam sehingga jika seseorang telah terinfeksi bakteri ini memerlukan waktu yang relatif lama untuk proses penyembuhan. Bagian tubuh yang paling sering terinfeksi bakteri ini adalah organ paru-paru.

TBC paru adalah jenis penyakit TBC yang menyerang organ paru-paru. TBC jenis ini dapat menyebar dari paru-paru ke organ lain. TB paru dapat disembuhkan dengan diagnosis dini dan pengobatan antibiotik. Gejala spesifik TB paru mengalami batuk yang buruk yang berlangsung lebih dari tiga minggu, mengalami nyeri di dada, dan batuk darah atau dahak dari dalam paru-paru.

Dalam kasus-kasus tertentu yang jarang terjadi, infeksi bisa mengikis ke dalam arteri pulmonalis, dan menyebabkan pendarahan parah yang disebut Aneurisma Rasmussen. Tuberkulosis juga bisa berkembang menjadi penyakit kronis dan menyebabkan luka parut luas di bagian lobus atas paru-paru. Paru-paru atas paling sering terinfeksi.

Tanda Dan Gejala Penyakit TBC Paru

Gejala penyakit TBC paru-paru adalah:

  • Disaat penderita sedang batuk atau berdahak, maka biasanya akan ada darah keluar.
  • Penderita akan mengalami sesak nafas dan juga rasa nyeri di daerah dada
  • Penderita juga akan mengalami demam atau panas dingin atau badan berkeringat dalam sebulan lebih.
  • Penderita akan berkeriingat dimalam hari namun tanpa ada penyebab yang jelas.
  • Selain itu,penderita akan merasakan tubuhnya menjadi lemah dan lesi.
  • Penurunan berat badan juga bisa terjadi akibat nafsu makan yang hilang.

Diagnosis Penyakit TBC

Berikut pemeriksaan yang dapat anda jalani:

  1. Tes Mantoux atau Tuberculin Skin Test

Tes Mantoux umumnya digunakan untuk menguji keberadaan TB laten. Dalam tes ini, dokter akan menyuntikkan substansi tuberkulin PPD ke lapisan kulit dan memantau reaksi kulit dalam 2 hingga 3 hari.

Ukuran pembengkakan pada bagian yang disuntik akan mengindikasikan kemungkinan Anda menderita TB. Jika seseorang mengalami infeksi TB yang aktif, reaksi kulit akan lebih signifikan.

Berbeda dengan orang yang telah menerima vaksin TB, dia hanya akan mengalami reaksi kulit yang tergolong ringan. Tetapi ini bukan berarti Anda pasti mengalami TB laten.

  1. X-ray

Apabila Anda mengidap TB, foto hasil tes akan menunjukkan perubahan pada paru-paru yang khas untuk TB. Langkah ini biasanya dilakukan sebelum pemeriksaan lainnya.

  1. Pemeriksaan Sampel Dahak

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengecek keberadaan basil Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan sampel dahak juga bisa digunakan untuk menguji basil TB yang resistan atau sensitif terhadap antibiotik tertentu.

Pencegahan Penyakit TBC

Setelah anda melakukan diagnosa dan tidak ditemukan penyakit TBC yang perlu anda lakukan ialah tindakan pencegahan. Jika di lingkungan anda tinggal maupun berkerja ada orang yang sedang menderita penyakit TBC, ada baiknya untuk tidak melakukan kontak langsung dengan penderita TBC tersebut, supaya meminimalisir terjadinya penularan penyakit TBC.

Namun tentu saja jangan kemudian anda menghindari orang penderita TBC, tapi hindari penyakitnya, karena penyakit TBC dapat ditularkan melalui udara, yang paling utama adalah ketika orang yang menderita penyakit TBC sedang batuk atau bersin, maka akan ada bakteri penyebab penyakit TBC yang keluar, dan bercampur dengan udara yang dihirup untuk bernapas.

Oleh karena itu, jika ada penderita TBC yang sedang batuk atau bersin, lebih baik anda menghindar dahulu. Dan untuk penderita penyakit TBC, gunakanlah masker, sehingga ketika anda batuk atau bersin udara yang keluar (bercampur dengan bakteri) dapat terserap oleh masker tersebut, sehingga mengurangi resiko terjadinya proses penularan penyakit TBC.

Karena kuman TB ada di mana-mana termasuk di Mal, Kantor dan tentunya juga di Rumah Sakit, maka pencegahan yang paling efektif adalah Gaya Hidup untuk menunjang Ketahanan Tubuh kita:

– Cukup gizi dan jangan telat makan

– Cukup istirahat

– Jangan Stres Fisik

– Jangan Stres Mental.

 

Apa Itu Pulmohealer?

Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.