10 Cara Mengurangi Serangan Asthma yang Sebaiknya Diketahui

Asthma merupakan penyakit jangka panjang atau kronis tidak bisa sembuh, namun terdapat sejumlah cara mengurangi serangan asthma tersebut. Meskipun penderita asthma tidak bisa sembuh secara total namun tetap bisa menikmati rutinitas dengan normal. Sebagaimana orang sehat lainnya, yakni dengan mengontrol serangan asthma tersebut.

 

Inilah Cara Mengurangi Serangan Asthma

( Baca Juga: Beberapa Macam gejala Penyakit Asma ) 

Kambuhnya asthma sering kali terjadi secara mendadak, penderitanya tidak hanya merasakan gangguan sesak napas atau mengi saja. Akan tetapi juga mengalami beberapa kondisi seperti:

 

  • Nyeri di dada,
  • Memicu batuk,
  • Menciptakan suara saat menarik nafas atau mengi, dan
  • Napas menjadi pendek.

 

Inilah alasan mengapa penderita asthma kerap membekali dirinya dengan inhaler (alat bantu napas) setiap kemanapun akan pergi. Sebab asthma ini bisa menyerang kapan saja dan tentu jika tidak ditanggulangi dengan benar. Nantinya akan mengancam keselamatan penderita tersebut.

 

Memperkecil resiko asthma kambuh secara mendadak, ternyata penderitanya dianjurkan untuk memperbaiki kebiasaan harian. Perbaikan ini menjadi cara mengurangi serangan asthma yang cukup efektif. Diantaranya adalah:

 

  1. Menolak Kebiasaan Merokok,

Gejala asthma seperti batuk dan juga mengi nantinya akan menjadi sangat parah ketika berkaitan dengan rokok. Rokok bisa menyebabkan iritas pada paru-paru sehingga memicu kambuhnya asthma. Intensitas kambuh ini akan meningkat maka dianjurkan bagi penderita untuk menghentikan kebiasaan rokok. Sekaligus menjauhi asap rokok, sehingga wajib pula berhenti menjadi perokok pasif.

 

  1. Minimalisir Resiko Stress,

Seseorang yang tengah dalam kondisi stress biasanya memiliki nafas yang cepat dan dangkal. Apabila kondisi ini terjadi pada penderita asthma maka akan memperparah kondisi kesehatannya. Asthma yang diderita juga akan lebih sering kumat, maka wajib menekan resiko stress tersebut.

 

Cobalah untuk selalu berpikir positif, lebih santai, kontrol emosi, dan istirahat yang cukup. Manakala stress tetap dialami pertimbangkan mengontrol emosi dan pikiran lewat yoga atau meditasi.

 

  1. Menikmati Olahraga yang Sesuai,

Beberapa penderita asthma memang memiliki kendala EIA yakni exercise induced asthma. EIA sendiri artinya seseorang bisa mengalami asthma karena melakuan kegiatan olahraga. Namun bukan berarti olahraga menjadi pantangan wajib seumur hidup. Pasalnya sebuah penelitian menunjukan jika kegiatan olahraga dapat memperkuat kesehatan jantung dan paru-paru.

 

Biasanya olahraga yang memicu asthma adalah olahraga berat dan dilakukan secara berlebihan. Faktanya ketika penderita asthma ini rutin melakukan olahraga yang benar dan sesuai kondisi tubuh. Ternyata menjadi cara mengurangi serangan asthma yang efektif.

 

Mulailah dengan menjalankan olahraga yang ringan dan aman untuk dilakukan di tengah ancaman asthma. Bisa dikonsultasikan dengan dokter, dan nantinya akan menerima beberapa rekomendasi terbaik. Misalnya saja disarankan untuk melakukan yoga, berenang, bersepeda, jalan santai, ataupun yang lainnya.

 

  1. Mencegah Resiko Jatuh Sakit,

Infeksi pada saluran pernafasan dan bahkan gangguan asam lambung ternyata berpotensi menyebabkan asthma kumat. Maka penting bagi penderita asthma ini untuk menjaga kesehatan sehingga menekan resiko jatuh sakit, meski hanya pilek biasa. Usaha untuk meningkatkan imunitas tubuh bisa dengan menerapkan gaya hidup sehat, termasuk pola makan sampai olahraga.

 

Menurut The Centers For Disease Control and Prevention (CDC) memberi rekomendasi suntik flu tahunan pada penderita asthma. Sehingga bisa mencegah serangan flu maupun infeksi saluran pernafasan jenis lainnya. Namun penderita asthma yang memperoleh vaksinasi ini setidaknya sudah menderita asthma selama 6 tahun.

 

  1. Memperbaiki Pola Makan,

Menerapkan pola makan yang sehat juga menjadi bagian penting dalam cara mengurangi serangan asthma. Penderita asthma dianjurkan untuk rutin menerima asupan Vitamn C, Vitamin E, beta karotin, flavonoid, magnesium, selenium, dan asam lemak omega 3. Perbaikan ini bisa dimulai dari hal sederhana yakni mencoba rutin makan buah dan sayuran.

 

( Baca Juga : Penyakit Asma Dan Cara Pencegahannya )

 

Asupan asam lemak omega 3 bisa lebih mudah didapatkan dari konsumsi ikan salmon dan ikan tuna. Usahakan pula untuk menghindari asupan makanan olahan yang ditambahkan bahan perasa dan bahan pengawet.

 

  1. Rutin Kontrol ke Dokter,

Kontrol ke dokter spesialias paru-paru terbilang penting untuk dilakukan rutin kepada pasien asthma. Sehingga nantinya akan rutin melakukan konsultasi supaya lebih mengenal asthma dan bagaimana mencegah asthma tersebut kumat. Dokter pun nantinya akan membekali pasien dengan beberapa jenis obat, dan tentunya perlu dikonsumsi secara rutin sesuai resep.

 

  1. Atur Pola Istirahat yang Cukup,

Kontrol terhadap kebutuhan istirahat tubuh juga menjadi cara mengurangi serangan asthma yang bisa dilakukan. Olahraga memang efektif memperkuat kesehatan paru-paru, namun jangan berlebihan. Sehingga bisa mengurangi resiko EIA yang dijelaskan di atas. Ketika tubuh menunjukan gejala kelelahan maka segera istirahat. Akan semakin maksimal manakala mengatur jadwal istirahat secara kontinyu, misal tidak begamengatur jam tidur setiap malam.

 

  1. Libatkan Keluarga Dalam Menghadapi Asthma,

Ketika divonis mengalami asthma oleh dokter maka dipastikan penyakit ini akan mengikuti sepanjang akhir hayat. Tentunya terasa berat apalagi pasien dituntut untuk melakukan perbaikan gaya hidup. Maka penting sekali untuk melibatkan keluarga supaya memberi dukungan, biarkan keluarga juga paham bagaimana hidup dengan asthma. Sehingga memberi dukungan dan mempermudah proses perbaikan gaya hidup tersebut.

 

  1. Belajar Mengenai Semua Fakta Terkait Asthma,

Menderita asthma memang perlu penanganan yang tepat sehingga bisa tetap nyaman beraktifitas. Mencoba mengenal fakta terkait asthma sangat penting untuk tahu betul cara mengurangi serangan asthma. Selain itu juga membantu melakukan pertolongan sendiri ketika asthma mendadak kambuh.

 

Usahakan menjadi pasien yang proaktif, sehingga tidak hanya mengandalkan dokter dan obat yang diberikan. Saat kontrol ke dokter usahakan aktif bertanya dan tidak perlu takut karena dokter pasti akan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan. Usahakan rileks sehingga sesampainya di ruang praktek dokter masih ingat point apa saja yang akan ditanyakan.

 

  1. Pertimbangkan Bergabung Dalam Komunitas,

Penderita asthma tentu cukup banyak, dan masing-masing memiliki faktor pemicu tersendiri. Apapun pemicunya tentu semua penderita asthma tetap dapat menikmati hidup bahkan tetap aktif bekerja di luar rumah. Bergabung di dalam komunitas yang diisi oleh penderita asthma dari berbagai kota bahkan negara adalah ide menarik untuk dieksekusi.

 

Lewat komunitas penderita asthma maka bisa menjadi media untuk belajar lebih dalam tentang penyakit ini. Bisa tahu pula mengenai kiat mencegah serangan asthma secara signifikan, pola makan yang benar, olahraga yang tepat, dan lain sebagainya. Semakin banyak tahu maka semakin baik. Sebab komunitas ini menjadi jembatan bagi semua penderita asthma untuk saling berbagi pengalaman, ilmu, dan juga tips dan trik.

 

Asthma memang dikenal mudah kambuh secara mendadak, maka penting untuk menghindari berbagai pemicunya. Serangan asthma ini juga bisa ditekan sesuai dengan penjelasan di atas sehingga penderita tetap bisa beraktifitas dengan nyaman. Usahakan memperbaiki gaya hidup dengan perlahan agar tidak berat. Semakin konsisten melakukan perbaikan gaya hidup semakin mudah memetik hasil dari cara mengurangi serangan asthma di atas.

 

( Baca Juga : 6 Macam Komplikasi Penyakit Asma )

Related Posts