4 Cara Mudah Menjaga Kebersihan Organ Intim Pada ISK

Bagi penderita ISK atau infeksi saluran kemih sudah tentu perlu menjaga kebersihan organ intim dengan lebih intens.

ISK ini terjadi karena berbagai hal dan tentunya perlu ditangani dengan tepat, apabila menjumpai gejalanya segera saja menemui dokter.

Ikuti semua anjuran dokter, dan dipastikan akan diminta memperhatikan kebersihan organ intim.

Pada dasarnya memperhatikan kebersihan organ intim tidak hanya diwajibkan bagi orang yang terkena ISK saja, akan tetapi untuk semua orang.

Baik pada pria maupun wanita karena kebersihan yang terjaga menghindari ISK dan masalah kesehatan lain di organ intim.

Sayangnya cara membersihkan organ ini ternyata masih banyak yang belum memahaminya secara benar.

Menjaga Kebersihan Organ Intim Pada ISK

( Baca Juga : 7 Cara Penanganan ISK yang Terbukti Ampuh )

Hanya saja pada penderita ISK dianjurkan untuk lebih memperhatikan kebersihan organ vital ini. Apalagi salah satu penyebab ISK adalah kebersihan di organ vital yang kurang.

Memperbaiki kebersihan di organ ini menjadi kewajiban agar kondisi ISK tidak semakin parah.

Sekaligus membantu proses penyembuhan, dan baiknya menjaga kebersihan organ intim dibudayakan agar tidak kambuh kembali.

Membantu penderita ISK maupun yang memberi perhatian lebih pada kebersihan organ intim agar tidak melakukan kesalahan dalam sanitasi pribadi. Maka bisa menyimak beberapa penjelasannya di bawah ini:

1.Menjaga Organ Vital Tetap Kering

Kebersihan organ intim akan lebih terjaga jika selalu dalam kondisi kering bukannya lembab, sehingga musti diperhatikan.

Inilah alasan kenapa dianjurkan mandi memakai gayung atau shower bukannya berendam di buthub.

Apabila tidak bisa dihindari misal ketika menginap di hotel usahakan berendam tidak terlalu lama.

Sedangkan jika menjalani aktifitas berenang sebagai olahraga pastikan setelahnya untuk mengeringkan organ intim dengan benar.

Yakni memakai handuk yang lembut dan bersih, pada wanita mengeringkan organ intim cukup ditekan-tekan dengan handuk tersebut.

Membersihkan organ intim pada wanita pun dianjurkan memakai air saja, bukan sabun khusus yang mengandung bahan kimia.

Setiap habis buang air kecil maupun besar pastikan segera mengeringkan organ vital memakai tissue toilet atau handuk khusus.

Mematikan area vital ini tetap kering bisa meminimalisir pertumbuhan bakteri dan jamur.

Sehingga bisa mencegah masalah kesehatan termasuk ISK, dan tentunya meningkatkan kepercayaan diri terutama pada wanita yang kerap diserang kondisi becek.

2.Disiplin Ganti Pakaian Dalam

Memperhatikan atau menjaga kebersihan organ intim tentunya tidak terlepas pula dari unsur pakaian dalam.

Dianjurkan untuk lebih disiplin dalam mengganti pakaian dalam, karena memang mempengaruhi kebersihan organ intim baik pada pria maupun wanita.

Pakaian dalam idealnya diganti jika sudah lembab, maka dalam sehari minimal ganti sebanyak dua kali.

Mengganti pakaian dalam secara tertib dan tepat waktu memastikan kondisi area genital tetap kering dan bersih.

Apabila sering berolahraga ataupun memiliki pekerjaan yang membuat produksi keringat berlebihan.

Tak pelak intensitas mengganti pakaian dalam akan meningkat karena celana dalam lebih mudah lembab.

Pada wanita yang tengah berada di masa menstruasi maka siklus penggantian celana dalam menjadi lebih sering.

Dianjurkan ganti yang baru setiap 5-7 jam sekali sehingga kelembaban dari pembalut tidak berlebihan dan mencegah sensasi gatal.

Agar celana dalam bisa kering lebih lama pertimbangkan pula untuk mencukur bulu kemaluan.

Mencukur atau menjaga bulu kemaluan tetap pendek membantu menghindari pertumbuhan jamur dan bakteri di area genital.

Sehingga perlu dilakukan secara rutin, jika sering lupa silahkan membuat alarm pengingat pribadi.

Sanitasi genital yang terjaga membantu menjaga kesehatan dan penyembuhan ISK maupun masalah kesehatan pada organ ini.

3.Cermat Memilih Pakaian dan Pakaian Dalam

Khusus untuk urusan celana dalam, penderita iISK tidak hanya dianjurkan rutin menggantinya agar area genital tetap bersih dan kering.

Akan tetapi juga memilih celana dalam dengan cermat dan benar.

Sebab meski sudah rutin ganti celana dalam setiap harinya namun jika celana dalam yang dipakai tidak sesuai standart kesehatan, hasilnya tentu nihil.

Pemilihan celana dalam memang menjadi pertimbangan vital di dalam menjaga kebersihan organ intim.

Gunakan celana dalam yang terbuat dari bahan penyerap keringat yang baik sehingga meminimalisir kelembaban.

Sebab bahan celana dalam tersebut bisa menyerap keringat dengan cepat dan tidak memberi waktu bagi bakteri dan jamur untuk berkembang.

Hindari pula penggunaan celana dalam yang terlalu ketat, sebab justru meningkatkan kelembaban.

Padahal standart kebersihan dari organ genital ini adalah kondisi yang kering sehingga ukurannya pun harus tepat.

Tak hanya ukuran celana dalam namun juga ukuran bawahan yang dipakai, baik rok pada wanita maupun celana dari bahan dan model apapun.

4.Menjaga Aktifitas Seksual yang Sehat

Kebersihan organ intim juga akan mengalami masalah ketika aktifitas seksual yang dimiliki terbilang menyimpang.

Dianjurkan untuk menjaga aktifitas seksual tetap sehat, bisa dimulai dengan setia bersama satu pasangan.

Sering berganti-ganti pasangan bisa memperparah dan memicu masalah ISK, bahkan memicu penyakit kelamin dan tentunya HIV.

Saat berhubungan seksual pun baiknya memilih posisi yang terbilang sehat, hindari melakukan posisi seksual yang beresiko.

Misalnya menghindari seks oral dan juga seks anal karena beresiko memicu masalah kesehatan kelamin.

Terutama pada penderita ISK yang ketika melakukan anal malah memperburuk infeksi di saluran kemih.

Gunakan kondom sebagai pelindung untuk menikmati aktifitas seksual yang lebih aman dan tentunya lebih sehat.

Selain itu selepas berhubungan seksual selalu membersihkan organ intim, dan kembali lagi ditekankan pada wanita untuk menghindari sabun genital.

Sebab lebih sering mengandung bahan kimia yang kurang baik bagi sanitasi organ intim.

Penderita ISK memang akan mengalami berbagai gejala tidak nyaman berkaitan dengan aktifitas buang air kecil.

Misalnya akan muncul sensasi nyeri sampai beser dan perubahan warna dari air kencing yang dikeluarkan.

Solusinya tentu saja memperbaiki gaya hidup, rutin mengkonsumsi obat yang diberikan dokter, sekaligus memperhatikan kebersihan organ intim.

Membantu penderita ISK segera menikmati kesembuhan maka penting untuk memperhatikan kebersihan di area genital.

Kebersihan ini membantu mengurangi resiko masuknya bakteri penyebab infeksi di saluran kemih.

Tata cara menjaga kebersihannya pun perlu tepat agar hasilnya maksimal. Uraian mengenai menjaga kebersihan organ intim yang disampaikan di atas bisa diterapkan.

( Baca Juga : Formula Ini Bisa Membantu Menyembuhkan ISK )

Related Posts