4 Obat Penyakit Kanker, Nomor 4 Terbukti Paling Efektif

Kanker menjadi kartu mati bagi banyak orang sehingga perburuan obat penyakit kanker sudah dilakukan sejak lama.

Penyakit kanker memang menjadi salah satu penyakit mematikan dan jumlah penderitanya terus mengalami kenaikan.

Meski begitu penderita kanker tetap memiliki kesempatan untuk sembuh karena perkembangan teknologi di dunia medis.

Penyebab dari Penyakit Kanker

Penyakit kanker muncul karena tumbuhnya sel abnormal di dalam tubuh yang kemudian merugikan atau merusak sel sehat.

Pada tahap awal sel kanker ini akan terdiagnosa sebagai tumor dan kemudian ditentukan lagi apakah tergolong ganas atau tidak.

Pertumbuhan sel kanker bisa di bagian tubuh mana saja dan menyerang organ vital mana saja, termasuk tulang.

Beberapa jenis kanker dikenal sebagai kanker paling mematikan, berikut adalah paparan data yang bersumber dari data WHO pada akhir tahun 2018:

  • Kanker paru-paru,
  • Kanker payudara,
  • Kanker usus besar,
  • Kanker hati,
  • Kanker prostat, dan
  • Kanker serviks.

Siapa saja memiliki potensi untuk menjadi penderita kanker, apapun jenisnya dan sebagian besar kasus kanker dipicu oleh gaya hidup tidak sehat.

Tumbuhnya sel kanker memang bisa disebabkan oleh banyak hal. Paling umum dijumpai adalah karena paparan sinar UV, sinar X, dan juga paparan zat kimia berbahaya dalam jangka panjang.

Kebanyakan penderita kanker belum tertolong oleh obat penyakit kanker karena memang penyakit ini baru diketahui ketika masuk ke stadium lanjut.

Maka banyak praktisi kesehatan selalu mengkampanyekan pentingnya melakukan cek kesehatan secara berkala di klinik maupun rumah sakit.

Beberapa jenis kanker bisa dilakukan pengecekan mandiri di rumah, tujuannya untuk memberikan pengobatan sejak dini.

Pengobatan Pada Penyakit Kanker

Ketika sakit tentu akan berusaha untuk sembuh, penderita kanker biasanya akan melakukan serangkaian pengobatan.

Proses penyembuhan kanker memang tidak bisa dilakukan dalam satu atau dua kali berobat, sekalipun dengan pengobatan medis.

Dokter umumnya akan menyarankan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi ataupun tingkat keparahan kanker yang diderita pasien.

Bentuk pengobatan yang paling umum disarankan tim dokter ada beberapa, berikut penjelasan lebih detailnya:

1.Tindakan Operasi

Pertumbuhan sel kanker yang merugikan sel sehat di dalam tubuh awalnya akan terdiagnosa sebagai tumor.

Jika masuk kategori tumor ganas maka akan dinyatakan sebagai kanker yang tentu memerlukan tindakan lebih spesifik.

Umumnya bagi penderita kanker di stadium awal akan dianjurkan dokter menjalani tindakan operasi.

Operasi pembedahan ini bertujuan untuk mengangkat sel kanker atau tumor yang tumbuh secara abnormal dan merugikan.

Pengangkatan sel kanker dengan tindakan operasi ini kerap meninggalkan sisa sel sehingga bisa tumbuh kembali.

Maka pasien usai menjalani operasi dianjurkan untuk mengikuti kemoterapi selama beberapa kali sebagai obat penyakit kanker.

2.Pemberian Kemoterapi

Kemoterapi adalah salah satu bentuk penanganan paling umum yang diberikan dokter pada pasien kanker, apapun jenisnya.

Dilihat dari definisi, kemoterapi merupakan proses pemberian obat-obatan tertentu untuk menghancurkan dan membunuh sel kanker.

Obat-obatan ini umumnya diberikan dengan cara dimasukan ke dalam tubuh melalui selang infus atau diminum.

Meski menjadi salah satu pengobatan paling umum diberikan pada pasien kanker jenis apapun, namun tindakan ini untuk kanker stadium awal.

Pemberian kemoterapi juga memberikan efek samping yang membuat penderita kanker mudah stress dan terpuruk.

Efek samping yang lumrah dialami adalah rambut rontok, tubuh lemas, mual disertai muntah, dan kulit terbakar.

Banyak penderita kanker yang mengungkapkan jika proses kemoterapi memberikan siksaan tersendiri.

Sebab bisa menurunkan nafsu makan yang membuat pasien kanker kehilangan banyak berat badan.

Dukungan dari orang sekitar menjadi salah satu kunci bagi pasien untuk kuat menjalani sisa kemoterapi yang dianjurkan dokter.

3.Melakukan Radiasi

Radiasi juga menjadi obat penyakit kanker yang dikenal luas dan banyak pula diberikan tim dokter, khususnya untuk pasien kanker stadium lanjut.

Proses radiasi adalah dengan menyinari tubuh pasien dengan sinar X, namun di titik yang dikehendaki.

Titik ini menjadi lokasi dimana sel kanker tumbuh supaya mati dan tidak berkembang lagi.

Radiasi yang tujuannya membunuh sel kanker di titik tertentu yang dibidik membuat efek sampingnya tidak melebar seperti pada kemoterapi.

Namun tindakan ini tetap memberi efek samping tidak nyaman.

Misalnya untuk radiasi di area dada maka akan memicu efek samping batuk, kesulitan menelan makanan, dan nafas menjadi pendek.

Efek samping yang dirasakan akan berbeda sesuai area atau bagian tubuh yang diradiasi, dan baiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter.

Radiasi ini juga membantu membunuh sel kanker yang belum bersih dari tindakan operasi maupun kemoterapi.

Maka lebih sering dianjurkan pada pasien stadium lanjut, terlebih biayanya memang cukup mahal.

4.Konsumsi Formula Herbal CancerCare

Pengobatan alternatif sudah dikenal luas masyarakat baik di Indonesia maupun di luar negeri, dan beberapa efektif untuk mengobati kanker.

Tidak semua penderita kanker percaya atau merasa nyaman menjalani pengobatan medis.

Sehingga sejak awal pasca diagnosa kanker diterima lebih memilih pengobatan alternatif.

Ada pula yang memilih alternatif ketika tidak merasakan efek apapun pasca menjalani pengobatan medis.

Jenis pengobatan alternatif ini beragam, dan sebaiknya memilih yang sudah terjamin dan terbukti terpercaya.

Salah satu rekomendasinya adalah dengan konsumsi formula herbal organik dari PT Autoimun Care Indonesia yakni CancerCare.

CancerCare menjadi obat penyakit kanker yang layak untuk dipertimbangkan sebab dibuat dari bahan herbal 100%. Herbal yang digunakan pun memakai yang kualitasnya paling bagus kemudian diolah dengan teknologi nano. Nanotechnology membantu mengolah herbal di dalamnya agar lebih mudah terserap oleh tubuh.

Meskipun efektifitas CancerCare tidak secepat saat kemoterapi maupun radiasi, namun mampu memperbaiki sel yang sudah rusak.

Sekaligus memperlambat pertumbuhan kanker sehingga membantu proses penyembuhan menjadi lebih cepat.

Melirik komposisi bahannya yang alami maka aman dikombinasikan dengan obat kanker yang diberikan dokter.

Sekaligus aman dikombinasikan dengan radiasi maupun kemoterapi, sehingga lebih efektif dalam mengatasi penyakit kanker.

Informasi lebih lanjut dan lebih lengkap silahkan klik link disini. >>> CancerCare

 

Related Posts