5 Kiat Makan Enak Ala Diabetes

Asalkan paham kiat makan enak ala diabetes maka penderita penyakit satu ini tetap bisa memanjakan lidah tanpa cemas lonjakan gula darah.

Diabetes diketahui sebagai salah satu penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah.

Ketika kadar gula dalam darah melonjak maka terdapat beragam efek buruk akan dirasakan oleh tubuh.

Lonjakan kadar gula yang berlebihan bisa menyebabkan seseorang mengalami pandangan kabur, luka lama untuk sembuh, tekanan darah melonjak naik, dan sering mengalami infeksi.

Gangguan kesehatan yang semakin kompleks menjadi ancaman penderita diabetes yang kadar gula dalam darahnya sudah tinggi.

Memahami Pola Makan Manis Pada Diabetes

Meskipun penderita diabetes memiliki kewajiban mengontrol asupan gula dalam setiap kali memenuhi kebutuhan pencernaan.

Sebenarnya tidak harus menghapus gula dan makanan manis secara total dari menu harian tersebut.

Sebab dalam kondisi apapun tubuh tetap memerlukan asupan gula sebagai salah satu sumber energi.

Maka penting bagi penderita diabetes untuk paham cara mengontrol asupan gula tersebut agar tetap aman bagi kesehatannya.

Berikut beberapa panduan makan enak ala diabetes agar tidak terlalu menderita menahan keinginan makan makanan manis:

  1. Berikan Batasan Asupan Gula

Meski diagnosa dokter menunjukan sudah mengidap diabetes bukan berarti haram mengkonsumsi makanan manis.

Hanya saja meski masih diperbolehkan bukan berarti aman menyantap makanan manis setiap hari apalagi setiap saat.

Tetap harus dibatasi, dan batasan ini sebaiknya dipatuhi sekaligus dibantu penentuannya oleh dokter.

Tidak masalah jika ingin menyantap cake yang sensasi manisnya memang memanjakan lidah.

Namun usahakan hanya menyantap sepotong kecil saja, pengaturan porsi yang tepat membantu melepaskan hasrat bersantap makanan manis.

Namun tetap aman bagi kadar gula di dalam darah sehingga tidak was-was mendadak pandangan kabur atau jatuh pingsan.

  1. Diseimbangkan dengan Makanan Lainnya

Percuma jika sudah memantapkan hati berhenti menikmati makanan manis namun tidak bisa menghindari makanan siap saji.

Jadi, intinya bukan menghapus makanan manis dari daftar menu harian untuk selamanya.

Akan tetapi tetap menyantapnya dalam batasan porsi yang aman supaya kadar gula dalam darah stabil.

Godaan untuk menyantap makanan manis tentu ada, dan baiknya menyeimbangkannya dengan makanan lain.

Makanan sehat dalam porsi lebih banyak dibanding makanan manis tersebut tidak akan membuat lonjakan gula darah.

Misalnya saja ingin menyantap buah yang rasanya manis, bisa dikombinasikan dengan beberapa biji-bijian sebagai penyeimbang.

  1. Ganti Makanan Manis dengan Makanan Tinggi Serat

Jika awalnya sering mengkonsumsi makanan manis sebagai camilan tentu terasa berat jika harus menjauhinya sama sekali.

Agar tidak terlalu tersiksa karena kewajiban mengubah pola makan maka bisa mengkonsumsi makanan manis yang seratnya tinggi.

Yakni dengan mengkonsumsi aneka jenis buah yang rasa manisnya dari gula alami di dalamnya.

Apabila menyukai camilan tinggi gula seperti martabak manis ataupun yang lainnya.

Bisa mempertimbangkan alternatif mengkonsumsi snack yang kandungan seratnya juga tinggi.

Misalnya memilih camilan dari kacang kedelai, yang gurih namun aman bagi kadar gula darah.

Penerapan makan enak ala diabetes tidaklah sulit, yang terpenting adalah mengatur porsi dan intensitas konsumsi makanan manis.

 

  1. Kurangi Asupan Karbohidrat dengan Tepat

Karbohidrat menjadi godaan terbesar penderita diabetes di tanah air karena menjadi makanan pokok.

Nasi putih salah satu contohnya, yang banyak orang beranggapan belum bisa dikatakan makan jika belum makan nasi.

Nasi selain mengandung karbohidrat juga mengandung gula tinggi maka penderita diabetes dianjurkan untuk membatasi asupannya.

Asupan karbohidrat ini pun dianjurkan untuk dibatasi dengan teliti agar kadar gula dalam darah tidak meroket naik.

Adapun beberapa jenis makanan sumber karbohidrat yang baiknya segera dibatasi porsinya adalah nasi putih, kentang, jagung, roti putih, dan pasta terigu.

Point yang perlu dicatat adalah membatasi porsinya bukan tidak menyantapnya sama sekali.

Menghapus kebiasaan menikmati camilan tinggi karbohidrat tentu tidak bisa seketika.

Bisa dicoba dengan mengkonsumsi camilan alternatif yang lebih sehat dan mengenyangkan.

Misalnya membeli atau membuat camilan yang mengandung protein nabati tinggi. Sebab memberi asupan serat dan kandungan proteinnya bisa memberi sensasi kenyang lebih lama.

 

  1. Memeriksa Label Makanan Kemasan

Meski sudah positif menderita diabetes bukan berarti tidak boleh sama sekali menyantap makanan dalam kemasan.

Agar tetap aman meski sesekali menyantap makanan kemasan ini adalah dengan memeriksa labelnya.

Cek kandungan karbohidrat, lemak, sampai gula di dalam makanan kemasan tersebut.

Apabila masih dalam batas yang bisa ditolerir oleh tubuh maka bisa sesekali menyantapnya.

Entah seminggu sekali, atau sebulan sekali dengan mengambil seperempat maupun setengah dari isi kemasan tersebut.

Silahkan dikonsultasikan kembali dengan dokter untuk memastikan berapa batasan porsi amannya sehingga makan enak ala diabetes dengan nyaman bisa diterapkan.

 

Kebanyakan orang mengakui jika makanan manis sulit untuk ditinggalkan sama sekali.

Tentunya menjadi siksaan tersendiri bagi penderita diabetes yang awalnya suka dan sering menyantap makanan manis.

Namun sekarang musti dijauhi, salah satu solusi paling bersahabat adalah dengan membatasi porsinya. Supaya tidak terlalu tersiksa namun tidak pula membahayakan kesehatan.

Tips Aman Mengkonsumsi Buah Bagi Diabetes

Salah satu makanan manis yang dianjurkan untuk penderita diabetes adalah buah. Sebab mengandung serat tinggi dan rasa manisnya berasal dari kandungan gula alami.

Sehingga mudah diserap oleh tubuh sekalipun kadar hormon insulin tidak sesuai kebutuhan tubuh itu sendiri.

Hanya saja tetap ada beberapa aturan lagi dalam mengkonsumsi buah ini agar aman bagi kadar gula dalam darah.

Simak beberapa aturan berikut untuk tetap menjaga kestabilan kadar gula dalam darah saat mengkonsumsi buah secara teratur:

 

  1. Aman Mengkonsumsi Buah Apapun

American Diabetes Assosiation atau ADA memberi saran bagi penderita diabetes untuk rutin mengkonsumsi buah.

Disebutkan pula bahwa tidak ada pantangan buah jenis apapun untuk penderitanya.

Asalkan penderita tidak memiliki alergi terhadap buah tersebut, sehingga makan enak ala diabetes tetap aman mengkonsumsi buah.

  1. Hindari Buah Olahan

Tidak semua orang menyukai semua jenis buah, dan terkendala pula oleh adanya buah musiman.

Bisa jadi buah yang disukai sedang tidak musim sehingga tidak bisa menemukannya di pasaran.

Pada akhirnya akan beralih ke buah kaleng atau buah olahan, namun pilihan ini tidak tepat. Penderita diabetes dianjurkan untuk menghindari buah olahan yang dikemas.

Mengapa? Sebab dalam proses pengolahan buah tersebut ada kemungkinan ditambahkan zat pemanis yang berbahaya bagi diabetes.

Selain itu kadar gula di dalam buah yang sudah diolah biasanya meningkat. Maka lebih aman mengkonsumsi buah langsung dan apa adanya.

 

  1. Hindari Buah yang Dibuat Jus

Tak hanya buah dalam kemasan yang perlu dihindari penderita diabetes. Buah olahan yang juga baiknya dihindari adalah jus buah.

Sekalipun dalam proses pembuatannya tidak ditambahkan gula pasir maupun susu sama sekali.

Sebab buah yang sudah diolah lagi akan memiliki kandungan gula lebih tinggi.

Maka hindari makan buah dengan cara dibuat jus maupun smooties.

 

  1. Makan Buah Langsung Sedikit Demi Sedikit

Konsumsi buah secara aman juga penting dilakukan oleh para penderita diabetes.

Sehingga makan enak ala diabetes bukan wacana semata melainkan hal yang mudah direalisasikan.

Membantu menyantap buah manis yang kaya air sehingga menyegarkan tenggorokan tanpa cemas kadar gula dalam darah.

Adalah dengan mengkonsumsinya secara langsung namun mengatur porsinya.

Ada baiknya dimakan sedikit demi sedikit, misalnya sepotong kecil buah pisang saat sarapan.

Sisanya bisa dimakan saat jam 10 sebagai camilan menunggu jam makan siang.

Pengaturan asupan buah secara cermat bisa membantu memanjakan lidah untuk menikmati makanan manis tanpa meningkatkan kadar gula darah.

Buah adalah salah satu jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi para penderita diabetes. Namun rupanya tidak bisa dikonsumsi secara asal, melainkan ada beberapa aturan.

Aturan ini bertujuan untuk meminimalkan masuknya kadar gula dari buah ke dalam tubuh. Sehingga tidak membuat kadar gula dalam darah melonjak drastis.

Membantu siapa saja tetap hidup nyaman dan bahagia dengan diabetes yang diderita bisa rutin mengkonsumsi formula DiabetCare.

Formula ini disediakan oleh PT Autoimun Care Indonesia mempergunakan bahan herbal alami.

Pengolahan memakai teknologi nano yang membuat kandungan zat bermanfaat di dalamnya lebih mudah diserap tubuh.

Formula DiabetCare membantu meregenerasi atau memperbaiki sel yang telah rusak di pankreas. Sekaligus merangsang pembentukan sel baru dan sehat di organ pankreas tersebut.

Sehingga perlahan mampu menjalankan fungsinya dalam memproduksi hormon insulin.

Nantinya akan membantu meningkatkan kadar hormon insulin untuk menstabilkan kadar gula dalam darah.

Informasi lebih detail mengenai produk maupun pemesanan bisa menghubungi kontak CustomerCare kami.

Opsional lain bisa menghubungi konsultan kami di nomor 0823-2000-0832. Sehingga makan enak ala diabetes tetap bisa dilakukan tanpa mengalami kesulitan.

Related Posts