Tak Perlu Takut Panu Muncul Kembali, Lakukan 6 Pencegahan Ini

Melakukan pencegahan panu sangat penting dilakukan baik oleh siapa saja yang sudah terkena ataupun belum.

Panu termasuk ke dalam jenis penyakit kulit dan kasusnya terhitung cukup tinggi, karena memang bisa dialami oleh siapa saja.

Baik pria maupun wanita berpotensi mengalami panu ini karena penyebabnya memang cukup beragam.

Melirik Penyebab Umum Masalah Panu

Ketika menyebut istilah panu maka sebagian besar orang akan mengerutkan dahi karena identik dengan kebiasaan jorok.

Rata-rata orang yang kurang memperhatikan kebersihan tubuh dan lingkungan mengalami masalah kulit satu ini.

Padahal penyebab terjadinya panu ternyata tidak hanya berkaitan dengan sanitasi mandiri.

Beragam hal ternyata bisa memicu munculnya panu, maka siapa saja wajib memahami kiat pencegahan panu tersebut. Secara umum penyebab masalah kulit ini antara lain:

  • Kurang menjaga kebersihan, sehingga dengan mudah meningkatkan pertumbuhan di jamur dan terbentuklah panu maupun penyakit kulit lainnya.
  • Tertular oleh orang yang mengalami panu, bisa karena bertukar baju ataupun handuk sehingga jamur panu berpindah ke kulit.

Penularan panu terbilang cepat karena disebabkan oleh jamur, jenisnya adalah malassezia furfur yang bisa berpindah dengan cepat.

Pertumbuhannya juga pesat manakala seseorang kurang memperhatikan kebersihan tubuhnya.

Pada dasarnya kulit semua orang memiliki kandungan jamur namun tidak akan terbentuk panu jika jumlahnya masih terbilang normal.

Apabila sering mengabaikan kebersihan badan, misal sering tidak mandi sampai dua hari bahkan lebih.

Otomatis produksi jamur di kulit akan meningkat dan terbentuklah panu maupun masalah kulit lain, seperti kadas maupun kurap.

Ketika panu sudah terlanjur muncul dijamin akan merasa malu dan minder, dan segera mencari solusinya.

Solusi ketika menghadapi panu adalah dengan memperbaiki pola sanitasi yakni dengan menjaga kebersihan secara teliti.

Selain itu juga perlu menggunakan obat khusus panu, beberapa orang memilih obat dalam kemasan yang siap pakai.

Beberapa lagi menjadikan bahan herbal sebagai pilihan karena dianggap lebih murah dan ramah bagi kesehatan.

Cara Mencegah Kemunculan Panu

( Baca Juga : 6 Macam Penyakit Kulit Pada Manusia )

Tak kalah penting adalah dengan melakukan pencegahan panu supaya tidak pernah mengalaminya.

Selain itu ketika sudah mampu mengatasi panu tetap perlu melakukan pencegahan sehingga tidak datang kembali.

Masalahnya penyakit kulit satu ini memang mudah sekali kambuh, terutama jika kembali malas menjaga sanitasi.

Membantu mencegah panu datang kembali, maka bisa mencoba beberapa hal berikut ini:

1.Mandi Secara Teratur,

Mencegah panu kambuh kembali tentunya sangat penting untuk menjaga kebersihan, terutama kebersihan badan.

Sangat penting untuk disiplin mandi, yakni minimal dua kali dalam sehari.

Sehingga membersihkan seluruh kotoran dan mengatasi kelembaban kulit akibat produksi keringat usai beraktifitas sepanjang hari.

Jamur menyukai area kulit yang lembab sehingga mampu meningkatkan jumlahnya secara singkat.

Maka penting untuk menjaga kebersihan badan supaya jamur penyebab panu tidak sempat berkembang dan bertambah banyak.

Nantinya bisa menjaga kulit tetap bersih dan tidak hanya sukses menghindari panu namun juga penyakit kulit lainnya.

Apabila tergolong sangat mudah terkena panu, maka bisa mempertimbangkan mandi memakai sabun panu.

Opsional lainnya adalah memakai sabun kesehatan yang mengandung antibakteri dan antijamur.

Sabun kesehatan meski tidak sewangi sabun kecantikan namun lebih maksimal dalam membersihkan kulit.

2.Membatasi Paparan Sinar Matahari,

Kulit yang lembab juga dapat memicu munculnya panu, oleh sebab itu dalam upaya pencegahan panu perlu mengurangi kondisi lembab tersebut.

Salah satunya dengan mengurangi paparan sinar matahari karena bisa meningkatkan produksi keringat atau minyak.

Nantinya kulit mudah dalam kondisi lembab sehingga memunculkan panu kembali.

Apabila sering beraktifitas di luar ruangan, usahakan untuk membatasi durasinya. Banyak dermatologis menyarankan untuk mengaplikasikan tabir surya.

Apalagi ketika jamur di kulit bertemu dengan sinar matahari akan memunculkan sensasi gatal.

Menggaruk kulit yang memang sudah tumbuh banyak jamur justru membuatnya menyebar lebih luas.

Kondisi inilah yang kemudian bisa memicu menyebarnya panu sampai ke seluruh permukaan kulit.

Jika sudah menyebar maka akan semakin sulit untuk diobati, apalagi mayoritas obat panu baik herbal maupun dalam kemasan.

Cara pakainya adalah dengan cara dioleskan di lokasi panu tersebut muncul, tentu bisa dibayangkan betapa repotnya bukan?

3.Memakai Baju dari Bahan Menyerap Keringat,

Upaya mengurang kelembaban untuk mencegah panu muncul kembali selain dengan menghindari terlalu lama terpapar matahari.

Juga dengan menggunakan baju yang tepat yakni dilihat dari jenis dan karakter bahan baju tersebut.

Gunakan baju yang bahannya memang berpori agar sirkulasi udara berjalan baik supaya keringat mudah menguap.

Sehingga kelembaban pun tidak bertahan terlalu lama dan panu tidak mudah muncul kembali.

Selain itu juga perlu memakai bahan yang karakternya mudah menyerap keringat sehingga kulit tetap kering untuk waktu lama.

Biasanya akan dianjurkan memakai baju berbahan katun, karena memang daya serap keringatnya paling bagus.

4.Hindari Baju Ketat,

Kemunculan panu juga bukan hanya karena malas mengganti baju dan malas mandi saja, namun penggunaan baju dengan ukuran keliru.

Dalam kasus ini adalah memilih ukuran yang terlalu kecil sehingga jatuhnya lebih ketat.

Apabila tengah berusaha melakukan pencegahan panu maka selalu gunakan baju yang ukurannya pas sesuai ukuran badan.

Semakin sering memakai baju yang longgar dan ukurannya tidak ketat maka semakin memperkecil resiko kelembaban di kulit.

Kondisi ini menyulitkan jamur kulit penyebab panu untuk tumbuh dan berkembang.

Jadi, hapus kebiasaan memakai baju ketat dari sekarang jika tidak ingin bermasalah dengan panu untuk ke sekian kalinya.

5.Hindari Berbagi Pemakaian Barang Pribadi,

Berhubung penularan panu sangat memungkinkan terjadi dari kebiasaan berbagi pemakaian barang pribadi.

Maka usahakan untuk menghindari kebiasaan satu ini supaya panu enggan untuk kembali menyerang.

Biasanya karena sudah terbiasa orang sering berbagi penggunaan baju, handuk, bahkan memakai sabun batangan bersama-sama.

Kebiasaan semacam ini rawan menyebabkan penularan panu secara massal, maka perlu dihindari.

Menariknya lagi dengan berbagi pemakaian barang pribadi juga bisa memicu masalah kesehatan lainnya.

Sebut saja seperti penularan penyakit hepatitis, sehingga sebaiknya tetap memisahkan barang pribadi sekalipun keluarga sendiri yang serumah.

6.Hindari Produk Perawatan Kulit dengan Kandungan Minyak,

Apapun yang memicu kelembaban kulit sebaiknya dihindari manakala memiliki riwayat dengan panu.

Kulit yang lembab mudah menjadi tempat jamur untuk berkembang sehingga panu semakin mudah kambuh.

Maka hindari pula penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung pelembab tinggi. Mulai dari body lotion, pelembab kulit wajah, dan lain sebagainya.

Panu memang tidak menyebabkan kematian, namun kemunculannya bisa membuat rasa percaya diri tenggelam.

Sebab stigma kemunculan penyakit kulit ini memang karena malas menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.

Usai memeranginya, panu bisa muncul kembali maka penting untuk melakukan berbagai pencegahan panu yang disebutkan di atas.

( Baca Juga : Hal Ini Efektif Mengatasi Panu )