6 Kiat Mengatasi Kelelahan yang Wajib Diketahui Pasien Hepatitis

Hepatitis yang diderita baik hepatitis A, B, C maupun yang lainnya kerap menyebabkan kelelahan yang sangat. Pasien tentu perlu tahu bagaimana mengatasi kelelahan hepatitis tersebut dengan benar.

Sehingga nantinya tetap bisa menjalankan aktifitas seperti biasa sekaligus meminimalisir kemungkinan merepotkan orang sekitar secara berlebihan.

Kelelahan yang dirasakan oleh penderita hepatitis C selain karena efek dari penyakit tersebut yang muncul secara alami.

Juga disebabkan dari efek samping obat yang dikonsumsi, tentunya obat yang diresepkan oleh dokter.

Konsumsi rutin obat ini diperlukan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah kerusakan lebih parah pada organ hati.

Meskipun didera rasa lelah yang sangat dan membuat tubuh kesulitan untuk melanjutkan aktifitas yang dilakukan.

Usahakan tetap mengkonsumsi obat tersebut, dan perlu diimbangi dengan usaha yang bisa meringankan efek lelah tersebut.

Pasalnya pasien hepatitis ternyata bisa melakukan beberapa perawatan yang efektif mengatasi rasa lelah tersebut, sehingga tidak terlalu mengganggu.

Kiat Atasi Rasa Lelah Pada Penderita Hepatitis

( Baca Juga : http://: https://www.autoimuncare.com/komplikasi-penyakit-hemangioma/

Bagi pasien hepatitis yang memang sering mengeluh kelelahan maka bisa mencoba beberapa kiat mengatasi kelelahan hepatitisyang efektif berikut ini:

1.Tidak Ragu Meminta Bantuan,

Hepatitis yang diderita jika semakin parah maka ada indikasi sudah menjadi hepatitis C yang memang tidak bisa disembuhkan.

Meskipun begitu bukan berarti selamanya akan menyusahkan orang sekitar, karena bisa memperbaiki gaya hidup sejak dini.

Sehingga meski penyakit ini menggerogoti namun tubuh masih memiliki kemampuan untuk menjalankan aktifitas tertentu.

Saat dokter menyatakan hepatitis sudah diidap oleh tubuh maka tanamkan dalam pola pikir untuk tetap meminta bantuan pada orang sekitar.

Mengapa? Sebab selain bisa meringankan penderita menjalankan aktifitas apapun. Orang yang dimintai bantuan juga akan merasa bermanfaat bagi pasien sehingga tidak merasa berdosa.

Bantuan yang diberikan orang sekitar baik untuk membantu mencucikan baju, menyediakan makanan, atau menemani jalan-jalan.

Tentu sangat berarti sehingga meminimalisir kemungkinan pasien mengalami kelelahan berlebihan.

Sebab tidak ada bantuan untuk meringankan pekerjaan yang dilakukan sehingga malah memperburuk kesehatan pasien.

2.Menumbuhkan Pemikiran Positif,

Menumbuhkan optimisme sangat penting bagi siapa saja yang tengah sakit, terutama penyakit yang bertahan lama seperti hepatitis.

Menariknya dengan optimisme yang tinggi pula penderita hepatitis mampu melawan rasa lelah yang dirasakan.

Sebab adanya semangat untuk hidup dan menjalani rutinitas secara alami membunuh rasa lelah dan letih yang dirasakan.

Saat menerima kabar menderita hepatitis barangkali memang terasa disambar petir, sah saja menjadi drop karenanya.

Namun usahakan tidak berlebihan dan berkepanjangan sebab selama langit belum runtuh artinya siapa saja masih tetap harus berjuang.

Apalagi penderita hepatitis ini banyak dan mayoritas tetap bahagia dan mampu menikmati hidupnya.

Menariknya dengan terus berpikir positif tidak hanya mengatasi kelelahan hepatitisnamun juga meningkatkan kesempatan untuk sembuh.

Apalagi jika belum divonis hepatitis C, sebab hepatitis lainnya masih memiliki kemungkinan untuk sembuh total.

Maka tidak perlu bersedih berkepanjangan namun segera bangkit dan berjuang agar kesehatan bisa tetap dimiliki.

3.Latihan Bernafas dengan Benar,

Stress sering dialami oleh penderita hepatitis, dan meski wajar bukan berarti hanya didiamkan begitu saja.

Usahakan untuk segera mengatasi dan mengelola stress tersebut sebab jika tidak malah memperparah kondisi hepatitis yang diderita.

Padahal ketika stress mendera maka akan menyebabkan pernafasan menjadi tidak benar dan tidak lancar.

Ketika stress biasanya nafas akan menjadi lebih pendek sehingga oksigen yang masuk ke tubuh menjadi terbatas.

Kondisi ini tentu berdampak buruk bagi kesehatan seseorang yang memang sedang menderita suatu penyakit.

Apalagi pasien hepatitis juga diserang kelelahan yang membuat nafas semakin pendek. Jadi diharapkan untuk melatih pernafasan yang benar.

Kadar oksigen yang masuk dalam jumlah cukup membantu proses apapun yang terjadi di dalam tubuh.

Suplai energi pun menjadi lebih terjamin maka rasa lelah yang dirasakan bisa ditekan dan bisa membantu tetap beraktifitas sesuai kebutuhan.

Jadi, mulailah untuk melatih pernafasan diimbangi dengan pengelolaan stress secara tepat.

4.Simpan Energi dengan Cermat,

Mengelola energi dengan benar juga sangat penting untuk mengatasi kelelahan hepatitisyang perlu diterapkan.

Mengelola energi ini bisa dengan banyak cara, berikut beberapa diantaranya:

  • Perbanyak menjalankan aktifitas sambil duduk untuk menghemat energi misalnya ganti baju sambil duduk.
  • Saat bekerja pastikan di ruangan dengan pencahayaan yang baik agar tidak menguras energi untuk fokus pada apa yang dikerjakan.
  • Pertimbangkan memakai sepatu tanpa tali dibanding yang bertali.
  • Hindari aktifitas mengangkat benda berat karena membutuhkan banyak energi.
  • Usahakan untuk santai dalam menjalankan aktifitas apapun sebab jika terburu-buru justru boros energi.

Menghemat energi sangat penting bagi penderita hepatitis agar kelelahan yang dirasakan tidak semakin parah.

5.Latihan Fisik dengan Olahraga,

Kegiatan olahraga memang kaya akan manfaat, terutama bagi yang sedang menderita penyakit kronis.

Hepatitis yang diderita memang sering menyebabkan kelelahan dan untuk mengatasinya bisa dengan membiasakan berolahraga.

Pasalnya lewat olahraga inilah penderita bisa melatih kekuatan tubuhnya agar tidak mudah lelah.

Berhubung rasa lelah memang akrab bagi penderita hepatitis maka dianjurkan untuk bijak dalam mengatur jadwal maupun durasi olahraga.

Awali dengan olahraga ringan dengan durasi pendek, asalkan teratur maka kekuatan tubuh akan meningkat secara perlahan.

Penderita hepatitis dianjurkan menikmati olahraga dengan resiko yang ringan.

Jenisnya tentu ada banyak seperti tai chi, yoga, berenang, pilates, dan bisa pula dengan kegiatan rumahan.

Misalnya memasak meski perlu diusahakan memasak untuk diri sendiri agar mencegah penularan hepatitis ke orang rumah.

Berkebun juga termasuk aktifitas olahraga yang melatih kekuatan dan kebugaran fisik sehingga layak untuk dicoba.

6.Diet Sehat dengan Gizi Seimbang,

Diet sehat juga sangat dianjurkan bagi pasien hepatitis jenis apapun, sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Supaya kerusakan pada organ hati tidak semakin parah yang tentunya meningkatkan kualitas hidup penderitanya.

Diet sehat yang dianjurkan adalah memperbanyak asupan tinggi serat dan rendah lemak.

Penderita hepatitis juga dianjurkan untuk mengurangi asupan makanan tinggi garam, gula, dan juga sodium.

Selain pantangan ini pasien juga umumnya akan dianjurkan untuk memperbanyak mengkonsumsi buah, sayuran, dan juga gandum utuh.

Asupan dengan gizi seimbang membantu mengatasi kelelahan hepatitissebab mensuplai energi dengan cukup.

Sehingga bisa lebih tahu secara detail makanan terbaik dan juga makanan pantangan yang sesuai kondisi tubuh.

Sebab bisa jadi selain mengalami hepatitis tubuh pasien juga bermasalah dengan asam urat, kolesterol, dan lain sebagainya.

Maka detail makanan pantangan menjadi lebih kompleks dan tentunya wajib dipatuhi.

Kelelahan yang dirasakan penderita hepatitis memang menghambat aktifitas yang perlu dilakukan. Mengatasinya bisa dengan melakukan beberapa kiat di atas.

Sehingga mengatasi kelelahan hepatitisbisa dilakukan sendiri dan hasilnya pun mendukung pengobatan medis yang dijalani.

Selain itu perlu pula mempertimbangkan konsumsi formula LiverCare dari PT Autoimun Care Indonesia.

Formula LiverCare terbuat dari bahan herbal 100% yang efektif mengatasi gangguan kesehatan pada organ hati.

Konsumsi LiverCare secara rutin diimbangi dengan penerapan gaya hidup sehat bisa membantu meningkatkan kualitas hidup pasien.

Sehingga mengatasi kelelahan hepatitis dengan LiverCare bisa dilakukan sendiri dan hasilnya pun mendukung pengobatan medis yang dijalani.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai LiverCare anda bisa klik link berikut : LiverCare