skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Cara Paling Efektif Untuk Mengobati Tuberkulosis

Cara Paling Efektif Untuk Mengobati Tuberkulosis

Tuberkulosis merupakan penyakit lama yang masih menjadi pembunuh terbanyak diantara penyakit yang menular. Menurut data WHO pada 2016 terdapat penderita tuberkulosis sebanyak 1,3 juta meninggal diantara penderita tuberkulosis yang negativ HIV dan ada 374.000 kasus penderita tuberkulosis meninggal yang disebabkan karena positiv HIV. Penderita Tuberkulosis di dunia dari segi usia 90% adalah usia dewasa, dengan mayoritas jenis kelamin 65% laki-laki dan 10% penderita TB merupakan positiv HIV. Penderita TB setiap tahunnya bertambah dari tahun 2015 terdapat 6,1 juta kasus dan pada tahun 2016 mengalami kenaikan menjadi 6,3 juta penderita tuberkulosis.

Indonesia merupakan negara ke-2 dengan porsi 16%  penderita tuberkulosis terbanyak setelah India 25% lalu peringkat ketiga disusul negara Nigeria 10%. Tuberkulosis meyerang kelompok masyarakat negara berkembang terutama di Indonesia. Penyebab utama peningkatan masalah TB yaitu dipengaruhi oleh kemiskinan, kurangnya akses fasilitas kesehatan terutama untuk penderita TB, kurang terjaminnya ketersediaan obat, tidak dilakukannya pemantauan terhadap penderita TB, Infrastruktur yang buruk, dampak pandemik HIV.

Selain orang dewasa, penyakit tuberkulosis juga bisa menyerang anak- anak, namun penderita Tb anak pada umumnya terlambat karena tidak terdeteksi secara cepat. Kesadaran masyarakat akan tingginya resiko penularan penyakit tuberkulosis kepada anak mengakibatkan sulitnya mengobati TBC pada anak. Sebagian masyarakat Indonesia tidak mewaspadai ada penderita TB dewasa disekitar temapt tinggalnya. Hal itu menjadi sumber penularan yang berbahaya bagi anak –anak yaitu orang dewasa yang positif menderita TBC paru. Dengan adanya fakta tersebut pencegahan dan cara mengobati TBC paru bisa dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar.

Pengobatan Penyakit Tuberkulosis

Inilah Macam-Macam Pengobatan Penyakit Tuberkulosis!

Tuberkulosis (Tbc), atau Tb (Tubercle bacillus) merupakan penyakit menular yang umum, dan dalam banyak kasus bersifat mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai strain mikobakteria, umumnya Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, namun juga bisa berdampak pada bagian tubuh lainnya. Tuberkulosis

0 comments

Faktor-faktor Munculnya Tuberkulosis

Kejadian TBC paru di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor sosial ekonomi, status gizi, umur dan jenis kelamin, dan faktor tokis. Beberapa faktor tersebut akan dijelaskan sebagai berikut:

  1. Faktor sosial ekonomi, kejadian TBC kasusnya banyak dialami oleh negara berkembang hal ini disebabkan karena rata-rata penduduk negara berkembang mayoritas angka kemiskinannya tinggi. Keadaan rumah sangat mempengahuri resiko terpapar TBC, rumah yang berada di kawasan padat penduduk beresiko tinggi terpapar TBC karena kuman TB dapat hidup dan tinggal di dinding tembok yang lembab dan gelap. Selain itu lingkungan perumahan dan sanitasi tempat kerja yang buruk dapat memudahkan penularan tbc. Pendapatan keluarga yang sangat kecil dapat mempengaruhi penularan penyakit karena pendapatan yang kecil membuat orang tidak dapat hidup layak dengan memenuhi syarat-sayarat kesehatan. Dengan demikian kita bisa mengantisipasi dengan menjaga lingkungan kita agar tetap bersih dan nyaman. hindari pembangunan di kawasan padat penduduk, buang sampah pada tempatnya, memperbanyak pohon dan mengatur sirkulasi udara pada rumah agar kualitas udara yang kita hirup lebih baik.
  1. Status gizi; keadaan malnutrisi atau kekurangan kalori, protein, vitamin , zat beri dan lain-lain akan mempengaruhi daya tahan tubuh seseorang. Apabila tidak terpenuhi kebutuhan tersebut akan mudah terserang virus, bakteri dan kuman yang akan meyebabkan kita sakit, termasuk tb paru. Keadaan ini merupakan faktor penting yang berpengaruh di negara miskin, baik pada orang dewasa mapun anak-anak. Semakin asupan gizinya baik semakin bagus daya tahan tubuhnya dan semakin kebal akan penyakit. Dengan demikian kita bisa memperbaiki asupan gizi setiap harinya dengan mengkonsumsi sayur, buah, dan protein hewani dengan gizi yang cukup untuk mencegah terserang penyakit.
  2. Umur ; penyakit TB paru pada umumnya ditemukan pada usia muda dan produktif usia antara 15- 20 tahun terjadinya transisi demografi menyebabkan usia harapan hidup lansia menjadi lebih tinggi. Pada usia lanjut lebih dari 55 tahun sistem imunilogis seseorang menurun sehingga sangat rentan terhadap berbagai penyakit termasuk penyakit TB paru. Jenis kelamin
    menurut WHO jenis kelamin yang paling banyak mengidap TB paru adalah 63% kaum pria. Hal ini disebabkan karena mayorias kaum pria adalah perokok aktif dan mengkosumsi alkohol dibandingkan dengan perempuan. Racun yang disebabkan oleh rokok dapat mengganggu kesehatan paru dan menurunkan imunitas tubuh sehingga mudah sekali terpapar penyakit. Sedangkan untuk perempuan menurut WHO sedikitnya ada sekitar 1 juta perempuan yang meninggal akibat TB paru. Penyebab kematian akibat TB paru pada perempuan lebih tinggi dari pada kematian yang disebabkan oleh kehamilan dan keguguran. Dengan adanya fakta tersebut bisa dilakukan pencegahan dini dengan menghindari rokok dan berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol untuk menjaga kesehatan paru
    Tindakan pencegahan tbc paru dapat dikerjakan oleh seluruh elemen mayarakat baik itu penderita. Petugas kesehatan maupun masyarakat itu sendiri.

Cara Mencegah Tuberkulosis

Berikut adalah tindakan pencegahan untuk tbc paru dengan melakukan pengawasan penderita. kontak dan lingkungan

  1. Oleh penderita dapat dilakukan dengan menutup mulut sewaktu batuk dan membuang dahak tidak sembarangan tempat
  2. Oleh masyarakat dapat melakukan dan meningkatkan pencegahan TBC dengan bertahap bagi yang sudah dicurigai harus melakukan vaksinasi BCG agar mengobati TBC paru bisa dilakukan dengan maksimal.
  3. Petugas kesahatan dapat melakukan penyuluhan tentang penyalit TB yang antara lain meliputi gejala bahaya dan akibat yang ditimbulkan dan cara mengobati TBC paru yang efektif.
  4. Isolasi, melakukan pemeriksaan kepada orang yang terinfeksi pengobatan khusus tanpa terputus
  5. Des-infeksi cuci tangan dan tata rumah tangga kebersihan yang ketat, perlu perhatian khusus terhadap muntahan dan ludah pada alat dan benda dirumah ,ventilasi dan sinar matahari yang cukup
  6. Imunisasi pada anak-anak dan melakukan kontak tindakan pencegahan bagi orang-orang sangat dekat dengan penderita TBC seperti keluarga, perawat dan dokter yang terindikasi TB dengan vaksin BCG dan tindak lanjut bagi yang positif tertular.
  7. Pengobatan yang khusus penderita dengan TBC aktif perlu pengobatan yang tepat obat-obatan yang tepat bisa kombinasi obat dokter dengan pulmohealer
Pengobatan Penyakit Tuberkulosis

Inilah Macam-Macam Pengobatan Penyakit Tuberkulosis!

Tuberkulosis (Tbc), atau Tb (Tubercle bacillus) merupakan penyakit menular yang umum, dan dalam banyak kasus bersifat mematikan. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai strain mikobakteria, umumnya Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, namun juga bisa berdampak pada bagian tubuh lainnya. Tuberkulosis

0 comments

Cara Efektif Mengobati Tuberkulosis

Mengobati tbc paru tidak hanya dengan obat dokter namun peranan keluarga juga sangat penting untuk menunjang kesembuhan penderita penyakit TB paru. Mengobati TBC paru tidak bisa dilakukan secara instan dan cepat apalagi jika kondisinya sudah telat untuk diatasi. Peranan keluarga untuk mengobati TBC paru disini yaitu untuk mensuport dan mengawasi rutinnya mengkonsumsi obat untuk mengobati TBC paru. Faktor yang menjadikan kegagalan dalam mengobati TBC paru adalah ketidak sabaran penderita dalam mengkonsumsi obat sehingga banyak yang gagal dan kambuh kembali.

mengobati TBC paru selain dengan menggunakan obat dokter bisa juga dengan menggunakan pengobatan secara herbal alami dengan pulmohealer.Kelebihan dari pengobatan dengan pulmohealer adalah minimnya efek samping dan terbuat dari bahan yang dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Diproses dengan teknologi canggih yaitu menggunakan autofermentasi nanotecnology organik menjadi pulmohealer dapat diserap oleh tubuh dengan cepat sehingga mejadikan produk herbal yang unggul dalam mengobati TBC paru.Selain itu dengan pelayanan terbaik oleh tenaga kesehatan yang care dan cepat tanggap membuat anda nyaman untuk berkonsultasi, dan membatu poses penyembuhan.

 

Apa Itu Pulmohealer?

Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.