Notice: Undefined index: buttonizer-multifunctional-button/freemius in /var/www/html/autoimuncare.com/wp-content/plugins/press-elements/libs/freemius/start.php on line 173

Notice: Trying to get property of non-object in /var/www/html/autoimuncare.com/wp-content/plugins/press-elements/libs/freemius/start.php on line 178

Notice: Undefined index: buttonizer-multifunctional-button/freemius in /var/www/html/autoimuncare.com/wp-content/plugins/press-elements/libs/freemius/start.php on line 256
Hepatitis C Kronis – AUTOIMUNCARE

Hepatitis C Kronis

Hepatitis C adalah salah satu penyakit yang dapat menyerang hati. Penyakit yang disebabkan oleh virus Hepatitis C (HCV), yang menyebar terutama melalui kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi. Hepatitis C dapat berupa Akut atau Kronis.

Hepatitis  akut adalah infeksi yang terjadi pada bulan pertama. Infeksi ini biasanya tanpa gejala dan jarang yang mematikan. Sekitar 25% penderita berhasil sembuh dari penyakit ini tanpa penanganan khusus. Sedangkan Hepatitis C kronis adalah penyakit jangka panjang yang terjadi ketika virus Hepatitis C tetap dalam tubuh seseorang. Infeksi virus hepatitis C dapat bertahan seumur hidup dan menyebabkan masalah hati serius, termasuk sirosis.

Cara Penularan Penyakit hepatitis C

Hepatitis C biasanya menyebar ketika darah dari orang yang terinfeksi Virus Hepatitis C (HCV) memasuki tubuh seseorang yang tidak terinfeksi. Hal ini dapat terjadi pada kegiatan – kegiatan seperti:

  • Menggunakan jarum suntik atau alat injeksi lainnya yang terkontaminasi HCV.
  • Menerima transfusi darah yang terkontaminasi.
  • Dilahirkan dari ibu yang telah terinfeksi HCV.
  • Hepatitis C dapat ditularkan melalui hubungan seks dengan orang yang terinfeksi atau berbagi barang pribadi yang telah terkontaminasi, tetapi ini jarang terjadi.
  • Hepatitis C tidak ditularkan melalui air susu atau melalui kontak biasa seperti memeluk, menyentuh, dan berbagi makanan atau minuman dengan orang yang terinfeksi.
  • Pengguna narkoba / obat suntik.
  • Penerima donor darah.
  • Orang yang menggunakan tindikan dan tatoo yang dibuat oleh peralatan yang tidak steril.
  • Pasien gagal ginjal yang menjalani prosedur Hemodialisis selama bertahun – tahun.
  • Petugas kesehatan yang terluka akibat jarum suntik.
  • Pasien yang mengidap HIV.

Siapa yang beresiko untuk terkena Hepatitis C?

  • Pengguna narkoba / obat suntik.
  • Penerima donor darah.
  • Orang yang menggunakan tindikan dan tatoo yang dibuat oleh peralatan yang tidak steril.
  • Pasien gagal ginjal yang menjalani prosedur Hemodialisis selama bertahun – tahun.
  • Petugas kesehatan yang terluka akibat jarum suntik.
  • Pasien yang mengidap HIV.

Gejala Penyakit Hepatitis C

Hepatitis ini berjenis C ini bis kita deteksi yang pastinya akan mengeluarkan gejala gejalanya. Dan gejala penyakit hepatitis c adalah :

  1. Perubahan air seni

Air seni adalah air kencing yang di keluarkan oleh manusia. Air seni yang di keluarkan bisa berwarna kuning atau putih. namun jika sedang mengalami yang namanya gejala penyakit hepatitis C itu bisa mengubahkan air seni berwarna coklat pekat. Hal ini sungguh tidak wajar sekali, yang harus di tangani atau di atasi dengan cara yang paling tepat.

Kalian sebelumnya dapat berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu, agar di ketahui tindakan apa yang harus di jalaninya. Jangan sampai telat menanganinya, karena bisa berakibat fatal dan buruk bagi yang mengalaminya. Penyakit apapun yang sudah terjadi pada tubuh, memiliki resikonya. Selain terjadi perubahan pada air seni, ada beberapa gejala hepatitis lainnya.

  1. Kulit gatal gatal

Kulit yang menjadi gatal gatal sudah menjadi hal yang biasa untuk dialaminya. Penyebab kulit gatal itu banyak sekali, ada yang bisa di sebabkan oleh riwayat penyakit alergi dan terserang penyakit eksim. Dalam cara mengobatinya dapat mengkonsumsi minuman ramuan herbal penghilang gatal dan juga bisa dengan obat yang di berikan oleh dokter, berupa pereda rasa gatal.

Siapa pun yang gatal itu, pasti akan menggaruknya hingga kulitnya menjadi merah dan terkadang membuat kulit menjadi iritasi, bila rasa gatalnya tidak hilang. dan kejadian ini dapat di golongkan sebagai gejala penyakit hepatitis C, yang merupakan penyakit berbahaya dan tidak boleh di sepelekan.

  1. Nyeri otot

Ke nyerian pada otot bisa di akibatkan oleh kegiatan atau aktivitas yang cukup padat dan jarang melakukan istirahat, sehingga akan mengalami hal seperti itu. Istirahat itu penting sekali dan semua orang pasti membutuhkannya. Tidak semua orang mengalami hal ini dan ada juga otot nyeri susah menghilang dari tubuh. hal itu di karenakan oleh gejala penyakit hepatitis C. Untuk itu, kalian harus lebih berhati hati lagi, jika mengalami kejadian seperti ini dan tindakan yang paling tepat adalah dengan melakukan pengkonsultasian terlebih dahulu pada dokter.

  1. Sakit demam

Dari mulai anak anak hingga orang dewasa bisa mengalami yang namanya demam, dimana suhu tubuh atau temperaturnya meningkat. penyebab dari masalah ini, karena tidak kuat tubuhnya yang cuaca atau kondisi mulai berubah ubah. Bagi yang mempunyai daya tahan tubuh yang lemah pun juga akan mudah mengalami ini semua.

Gejala penyakit hepatitis C pun juga akan terjadi hal seperti ini yang demamnya tidak turun. Demam atau suhunya bisa di deteksi dengan menggunakan alat yang bernama termometer yang bisa di beli di apotek terdekat. cara pemakaiannya pun cukup mudah, yang bisa kalian letakkan di bawah ketiak atau di mulut.

  1. Mual

Rasa mual yang di alaminya pada bagian perut, pasti merasakan hal yang tidak enak dan jika ingin mengkonsumsi makanan atau minuman merasakan tidak bisa untuk di cerna. Siapa pun bisa mengalaminya, dari mulai anak anak hingga orang dewasa. banyak penyakit yang di awali dengan rasa mual ini, seperti gejala penyakit hepatitis C. Rasa mual ini bisa di atasi dengan mengkonsumsi air hangat.

Karena itulah cara yang paling mudah dan gampang untuk di lakukan tanpa menimbulkan efek yang paling berbahaya. Selain kemualan yang terjadi, ada beberapa hal lainnya yang juga termasuk  gejala hepatitis. Dan itu akan kami jelaskan pada paragraf selanjutnya.

  1. Sakit perut

Gejala penyakit hepatitis C adalah mengalami sakit perut. Jangan pernah menyepelekan hal ini, walaupun sering terjadi oleh setiap orang. kalian harus mengetahui, sakit perut ini bisa di sebabkan oleh berbagai macam faktor. Dan bila tak kunjung sembuh, segeralah untuk berkonsultasi pada dokter, agar di tangani dengan baik. tidak hanya sakit perut saja, tapi sakit kuning pun akan di alaminya, bagi penderita hepatitis.

[vc_cta h2=”Apa Itu Livercare?” add_button=”bottom” btn_title=”Klik untuk Lihat Produk!” btn_style=”flat” btn_shape=”square” btn_color=”warning” btn_size=”lg” btn_align=”center” btn_button_block=”true” btn_link=”url:http%3A%2F%2Fwww.autoimuncare.com%2FLivercare %2F|||”]Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.[/vc_cta]

Related Posts