Makanan dan Perawatan untuk Penderita ODHA

Istilah ODHA dikalangan masyarakat mungkin masih terdengar cukup asing. Akan tetapi tidak dengan istilah HIV / AIDS. ODHA ini memiliki kepanjangan berupa orang yang menderita HIV AIDS. Sedangkan untuk kondisi tersebut merupakan kondisi yang begitu menakutkan bagi setiap orang bahkan menjadi momok tersendiri. Apalagi mengingat bahwa virus tersebut bisa dikatakan mematikan.

 

Untuk menunjang hidup yang lebih lama dan lebih baik, maka penderita ODHA ini harus diberi perawatan yang mumpuni. Bukan hanya di kalangan medis, tetapi juga dengan dukungan perawatan sehari-hari sebaik mungkin. Termasuk didalamnya berkaitan dengan makanan. Hal ini akan mendukung lambatnya pertumbuhan virus HIV AIDS dan memberikan angka kehidupan yang lebih tinggi.

 

Nah, sejauh ini mengingat di Indonesia pun banyak yang menderita penyakit ini maka sangat penting mengenal lebih lanjut bagaimana perawatan terbaik bagi setiap penderita. Sedangkan untuk beberapa ulasan penting terkait dengan itu, langsung saja Anda simak informasi lebih lanjutnya dalam ulasan berikut ini.

 

Bagaimana Melakukan Perawatan Yang Baik Terhadap Penderita HIV?

 

Kondisi pasien yang terkena HIV ini bisa dikatakan cukup mengkhawatirkan. Mengapa demikian? Hal ini karena HIV akan menurunkan kekebalan tubuh seseorang hingga benar-benar habis nantinya ketika sudah masuk tingkatan terakhir atau biasa disebut AIDS. Dalam hal ini,  ada beberapa perawatan terbaik yang memang harus diusahakan terus didapatkan oleh penderitanya.

 

Meskipun tidak dapat disembuhkan secara total, namun diharapkan dengan perawatan ini maka angka hidupnya bisa lebih lama lagi.  Sedangkan untuk beberapa perawatan untuk orang yang terkena virus HIV AIDS yang dimaksud adalah sebagai berikut:

( Baca Juga : Pengobatan Tradisional Untuk Gejala HIV )

  1. Perawatnya harus mengenal lebih jauh tentang penyakit ini,

Hal pertama yang harus diperhatikan terhadap perawatan penderita HIV adalah, setiap perawat yang melakukan perawatan terhadapnya memang harus mengenal sebenarnya bagaimana HIV ini. Mulai dari gejala peningkatan levelnya, hingga apa saja yang diperbolehkan dan dilarang. Termasuk apa saja yang bisa menyebabkan penularan. Sehingga tidak perlu takut lagi untuk berinteraksi setelah mengenal apa saja yang memang harus dilakukan.

 

  1. Jangan takut berbicara dengan pasien

Nah, hal inilah yang mungkin kadang menjadi salah dimata masyarakat. Virus HIV AIDS ini tidak akan tertular pada orang lain semudah itu, bahkan hanya dengan berkomunikasi. Oleh karenanya, jangan sampai ada anggapan bahwa Anda takut berbicara dengan para penderita hanya karena masalah yang satu ini. Namun, ketika penderita tidak ingin diajak berbicara lebih dalam, usahakan untuk tidak memaksanya.

 

  1. Kuatkan mental penderita sebaik mungkin,

Point penting terkait penderita HIV adalah mental yang harus tetap dikuatkan. Tujuannya agar setiap penderita memiliki semangat untuk sembuh yang tinggi. Lewat tindakan ini semakin tinggi pula kesempatan untuk sembuh dengan optimisme yang terbangun. Jadi, paling tidak semangat dari orang-orang terdekat harus tetap hadir untuknya dan bukan malah menjauh, mengucilkan, dan lain sebagainya.

 

  1. Memberikan pasien nutrisi yang cukup,

Meningkatkan kualitas hidup pasien, maka salah satu hal yang sangat penting adalah memenuhi kebutuhan nutrisi. Usahakan secara umum pasien mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga tetap siap menghadapi penyakitnya tersebut. Sekaligus membantu memperlambat perkembangan virus HIV.

 

Bahan Makanan yang Baik untuk Para Penderita

 

Berbicara lebih jauh mengenai perawatan, didalamnya disebutkan bahwa salah satu poin penting yang harus diperhatikan adalah berkaitan dengan nutrisi. Secara lebih jauh, perlu diketahui bahwa ada banyak jenis bahan makanan yang memang sangat baik untuk dikonsumsi para penderita ODHA. Lalu, apa saja jenis bahan makanan tersebut? Berikut beberapa daftarnya:

 

  • Tempe,

Tempe adalah salah satu bahan makanan yang memang sangat baik, khususnya bagi para penderita HIV. Sebab itulah sangat disarankan bagi penderita untuk memperbanyak konsumsi tempe ini. Sedangkan yang berhubungan dengan HIV terkait tempe adalah kandungan protein dan vitaminnya dimana keduanya akan sangat bagus membantu menguatkan sistem imun.

 

  • Kelapa,

Selanjutnya, yang juga sangat baik untuk yang terinfeksi virus HIV AIDS tidak lain adalah kelapa. Tentu saja termasuk makanan hasil olahan kelapa semisal santan, minyak kelapa, maupun aneka kue yang memakai kelapa seperti wingko. Adapun manfaat kelapa ini tidak lain adalah karena mampu membantu menaikkan berat badan dengan mencukupi kebutuhan lemak. Pasalnya penderita HIV biasanya akan mengalami penurunan berat badan secara signifikan.

 

  • Wortel,

Selama ini wortel hanya dikenal bermanfaat untuk kesehatan mata, namun siapa sangka bermanfaat pula untuk penderita HIV. Hal ini karena kandungan di dalamnya adalah beta-karoten. Kandungan ini mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Sekaligus dalam hal ini untuk membantu peningkatan pertumbuhan sel kekebalan tubuh yang baru bernama CD4.

 

  • Kembang kol,

Bahan makanan lain yang juga sangat baik untuk penderita HIV adalah kembang kol. Selain mudah ditemukan dan banyak disukai, kembang kol disarankan untuk para penderita HIV. Kandungan menarik dari sayuran ini tidak lain adalah kandungan zat besi, zink, dan mangan didalamnya. Semua senyawa ini berdampak baik bagi kesehatan pasien HIV.

 

Buah Apa yang Dianjurkan untuk Banyak Dikonsumsi?

 

Tidak hanya bahan makanan, buah-buahan juga menjadi salah satu aspek penting untuk kesehatan. Demikian juga ketika berbicara mengenai penderita virus HIV AIDS, ada beberapa buah–buahan yang juga dianjurkan. Diantaranya adalah sebagai berikut:

 

  • Pisang,

Pisang merupakan salah satu buah yang sangat banyak ditemui di manapun. Menariknya lagi pisang tidak memiliki musim panen sehingga kapan pun bisa didapatkan. Ternyata buah berwarna kuning ini terbilang sangat baik untuk penderita HIV. Oleh karena itu jika penderita adalah penggemar pisang, sangat beruntung karena bisa mengonsumsinya secara rutin.

 

Hal ini sejalan dengan kutipan dari Daily Mail Jumat (23/10/2015) yang mengungkapkan adanya kandungan lektin di dalam pisang. Lektin ini sudah melalui penelitian dengan menggunakan tikus dan efektif meminimalisir iritasi maupun peradangan. Sehingga terbilang baik untuk penderita HIV yang memberi efek memperlambat perkembangan virus.

 

  • Buah naga,

Selain pisang, ternyata ada beberapa buah lagi yang juga dianjurkan untuk penderita HIV yakni buah naga. Bagi mereka yang terkena virus HIV AIDS, buah naga bisa membantu meningkatkan kualitas hidup para penderita HIV dengan berbagai kandungan yang ada didalamnya. Buah naga diperkaya dengan kandungan potasium, ferum, protein, sodium, dan juga kalsium.

 

Diperkuat pula dari penelitian terhadap buah naga yang dilakukan oleh organisasi Johncola Pitaya Food R&D. Penelitian ini membuktikan buah naga kaya juga oleh aneka jenis vitamin dan mineral. Sehingga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus menjaga metabolisme. Penderita HIV yang rutin mengkonsumsi buah ini bisa meningkatkan harapan hidup.

 

  • Alpukat,

Buah terakhir yang juga sangat disarankan untuk para penderita adalah alpukat. Buah ini selain memiliki rasa yang lezat, tidak dapat di pungkiri kandungannya yang sehat memberikan banyak manfaat penting. Hal ini karena alpukat mengandung lemak tak jenuh tinggi sekaligus antioksidan. Hal ini akan sangat membantu menurunkan kolesterol dan replika HIV pun akan terhambat.

 

Para ODHA biasanya akan bermasalah dengan daya tahan tubuh sehingga penting untuk menyerap banyak nutrisi. Beberapa bahan makanan maupun buah-buahan yang disebutkan di atas terbukti baik untuk daya tahan tubuh. Sehingga sangat tepat jika dikonsumsi rutin penderita HIV.

 

( Baca Juga : 5 Efek Samping Obat Medis Bagi Penderita Hiv Aids )

Related Posts