Komplikasi Penderita Paru-Paru Basah Yang Wajib Kamu Ketahui!

penderita paru-paru basah atau dalam dunia medis dinamakan Penderita pneumonia ini merupakan salah satu penyakit berkategori serius, sehingga jangan dianggap enteng dan segera lakukan tindakan pengobatan karena penyakit paru-paru ini dapat menimbulkan dampak dan bahaya bagi kesehatan. Tidak sedikit kasus kematian disebabkan oleh penyakit paru paru basah ini.

Penyebab paru-paru basah sendiri disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang memicu terjadinya peradangan pada kedua paru-paru sehingga kantung-kantung udara paru-paru terisi cairan dan membengkak. Penyebab paru paru basah paling sering terjadi yaitu bakteri streptococcus pneumoniae yang dapat ditularkan oleh seseorang melalui udara seperti batuk dan bersin.

Yang perlu diperhatikan sekarang adalah, dari semua jenis organisme yang disebutkan tadi, virus merupakan penyebab pneumonia yang paling mudah menyebar ketimbang bakteri atau jamur. Memang pneumonia itu sendiri sebenarnya bukanlah termasuk penyakit menular, akan tetapi organisme penyebabnya bisa saja menyebar dengan mudah ke lingkungan sekitar.

Ciri Penyakit Paru Paru Basah

Inilah ciri penyakit paru-paru basah, yaitu:

  1. Sakit Kepala

Paru-paru basah yang menyerang daerah paru-paru juga bisa berpengaruh pada organ lainnya salah satunya adalah kepala.

Penderita paru-paru basah biasanya akan merasakan sakit kepala yang ringan. Hal ini dikarenakan kurangnya pasokan oksigen ke otak. Jadi, jika anda mengalami sakit kepala bukan berarti bagian kepala anda yang sakit namun bisa jadi ada organ lain yang bermasalah. Selalu waspada dengan keadaan ini.

  1. Mudah Lelah

Lelah merupakan hal yang biasa terjadi saat tubuh melakukan aktivitas secara terus-menerus dan tidak kunjung berhenti apalagi jika melakukan aktivitas berat. Rasa lelah yang dirasakan akan menghilang ketika tubuh istirahat atau tidur serta bisa dilakukan dengan mengonsumsi berbagai suplemen.

Namun tanda dari penyakit paru-paru basah bukan rasa lelah yang biasanya dirasakan melainkan para penderitanya akan merasakan lelah secara terus-menerus meskipun tidak melakukan kegiatan apapun. Rasa lelah yang berkelanjutan ini dikarenakan terjadinya penurunan pasokan oksigen di dalam seluruh tubuh sehingga tubuh menjadi terasa lelah.

  1. Nafsu Makan Berkurang

Gejala lainnya yang dirasakan oleh penderita paru-paru basah adalah berkurangnya nafsu makan dan menurunnya berat badan secara tiba-tiba. Gejala yang satu ini biasanya tidak dirasakan atau disadari oleh penderita karena menganggap hanya sebagai siklus saja.

Namun hal ini juga bisa disebabkan oleh adanya infeksi di bagian paru-paru sehingga pencernaan dan nafsu makan pun bisa berkurang dengan drastis. Jika anda mengalami hal ini dan menderita penyakit paru-paru basah maka penyakit yang diderita sudah cukup parah. Jadi, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kepada dokter untuk menentukan pengobatan yang lebih baik.

  1. Batuk Darah

Selain batuk berdahak dan batuk kering yang akan dialami oleh penderita paru-paru basah, batuk yang akan dialami juga biasanya bisa berupa darah.

Hal ini sangat tidak baik dan mengindikasikan bahwa penyakit tersebut sudah cukup parah karena pembengkakan di dalam gelembung paru-paru sudah cukup parah dan pecah sehingga terjadi pendarahan di dalamnya. Batuk ini juga biasanya akan disertai dengan rasa sakit di bagian tenggorokan.

  1. Sesak Napas

Gejala lain yang sangat identik dengan adanya masalah pada organ paru-paru adalah rasa sesak napas.

Napas akan menjadi pendek-pendek dan menjadi terengah-engah meskipun sedang dalam istirahat. Hal ini terjadi karena adanya masalah di dalam paru-paru sebagai pemasok oksigen utama, yaitu berkurangnya supply oksigen sehingga mengakibatkan kesulitan bernapas.

Diagnosisi Penyakit Paru-Paru Basah

Diagnosis pneumonia atau paru-paru basah terkadang sulit dilakukan karena gejalanya mirip dengan penyakit lain. Dokter akan mengajukan pertanyaan mengenai gejala yang dialami serta riwayat kesehatan pasien dan keluarga.

Dokter juga memeriksa rongga dada Anda dengan stetoskop. Paru-paru yang penuh cairan memiliki bunyi yang berbeda dengan yang sehat.

Jika mencurigai Anda menderita pneumonia, dokter akan menganjurkan beberapa pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan diagnosis. Proses pemeriksaan tersebut biasanya meliputi:

  • Rontgen dada untuk memastikan keberadaan pneumonia serta tingkat keparahannya.
  • Tes darah dan pemeriksaan sampel dahak. Kedua proses ini bisa membantu pengidentifikasian bakteri atau virus penyebab infeksi.
  • Pulse oximetry, yaitu proses pengukuran kadar oksigen dalam darah.

Komplikasi Penyakit Paru Paru Basah

Berikut ini komplikasi penyakit paru-paru basah, yaitu:

  1. TBC

Selain itu, bahaya paru-paru basah lainnya yang berpotensi terjadi adalah TBC alias tuberkulosis di mana gejala utama yang paling umum adalah terjadinya batuk berdahak yang bisa lebih dari 3 minggu yang bahkan terkadang disertai darah. Tubuh yang lelah, demam, turunnya berat badan dan hilangnya selera makan merupakan gejala yang patut untuk Anda waspadai sesegera mungkin.

  1. Bronkitis

Pasti sudah tak asing dengan penyakit bronkitis di mana kondisi ini adalah adanya infeksi yang menyerang bagian saluran pernapasan utama. Ternyata bronkitis tidaklah terjadi begitu saja karena kondisi ini pun mampu menjadi akibat atau bahaya dari paru-paru basah.

  1. Abses Paru-paru

Jika sudah timbul gejala paru-paru bermasalah, seperti halnya paru-paru basah, maka Anda perlu segera tanggap dan melakukan pemeriksaan. Sebelum gejala bertambah serius dan bisa menjadi komplikasi, pneumonia perlu ditangani sesegera mungkin. Salah satu bahayanya adalah terjadinya abses paru-paru.

Abses paru sendiri merupakan sebuah kondisi paru-paru yang terinfeksi dan penyakit ini mampu memicu pembengkakan di mana di dalamnya berisi nanah. Tak hanya bengkak, terjadi pula nekrotik di bagian jaringan organ paru-paru, ditambah pula dengan rongga berisi butiran nekrotik yang terbentuk.

Semuanya itu merupakan efek akibat dari adanya infeksi mikroba.Kondisi gangguan kesehatan ini bisa dialami oleh siapapun dengan usia berapapun, tapi orang-orang dengan usia 60 tahun lebih akan lebih berisiko mengalami komplikasi ini

  1. Infeksi Darah

Terjadinya infeksi darah atau yang juga disebut dengan sepsis merupakan sebuah kondisi yang tak bisa dianggap enteng.

Menjadi salah satu bahaya dari paru-paru basah, infeksi darah ini mampu berpengaruh terhadap sistem daya tahan tubuh. Bila penanganannya cukup cepat, risiko terjadinya reaksi tubuh yang tak diharapkan pun menjadi lebih kecil.

Semoga informasi yang kami berikan diatas tentang  paru-paru basah, akan membantu Anda lebih baik melindungi Kesehatan Anda. Mulailah sekarang Anda juga sudah bisa memahami Kesehatan Anda dan apa hubungannya dengan penyakit yang Anda miliki.

 

PULMOHEALER
Untuk mengatasi Penyakit paru- paru Anda bisa menggunakan Pulmohealer Obat Penyakit Paru-Paru Pulmohealer adalah produk dari PT. Autoimuncare Indonesia ( PT. AICI ) yang khusus mengatasi berbagai penyakit paru-paru. Dengan penelitian formula herbal nanotechnology selama 15 tahun membuat Pulmohealer banyak dicari di dalam maupun luar negeri.

Pulmohealer bereaksi cepat, dijamin aman, dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya bagi Tubuh Anda.