Perjuangan Si Cantik Selena Gomez Melawan Lupus dan Komplikasinya

Wajah cantik dan suara merdu Selena Gomez tentu sudah tidak asing bagi publik seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Jumlah penggemarnya tentu berlimpah ruah karena selain cantik dan berbakat, artis kelahiran Texas, 22 Juli 1992 juga dikenal pekerja keras.

 

Bintang muda Hollywood ini memang selalu mencuri perhatian publik lewat karya sekaligus kisah asmaranya. Namun siapa sangka pada September 2017 lalu artis dengan banyak prestasi ini mengejutkan publik lewat kabar terbaru mengenai kesehatannya.

( Baca Juga : 7 Ciri- ciri Penyakit Lupus Yang Harus Diwaspadai )

Secara mengejutkan Selena Gomez memajang fotonya yang sedang melakukan transplantasi ginjal di akun Instagram pribadinya. Dalam foto tersebut Selena bersama sahabatnya Francia Rascia yang mendonorkan ginjalnya pada Selena.

 

Mulai dari sinilah publik mulai mengetahui perjuangan Selena Gomez menjalani beragam kemoterapi untuk mengatasi penyakit autoimun lupus yang diderita dan sudah menimbulkan komplikasi di ginjal.

 

Pilihan Menghindari Sorotan

 

Tahun 2013 silam publik dunia sebatas mengetahui prestasi Selena Gomez saat menelurkan album bertajuk Stars Dance. Album ini resmi dirilis pada 23 Juli 2013, yang memang di minggu pertama mampu mengisi tanggal Billboard 100.

 

Seiring berjalannya waktu hingga awal tahun 2014 penjualan album tersebut memburuk, dan publik semakin bertanya-tanya. Ketika Selena memutuskan untuk membatalkan tour perkenalan album tersebut di Asia dan Australia.

 

Selena menjelaskan pembatalan tour di Desember 2013 tersebut karena ia ingin lebih dekat bersama keluarga. Sebab selama ini mengaku terlalu disibukan dengan karirnya di ranah hiburan.

 

Namun publik sepertinya lebih kritis, menjelang pembatalan tour tersebut Selena memang dirundung banyak masalah. Selain penjualan album yang menurun dan menjadi satu-satunya karya Selena yang tidak mendapatkan sertifikasi dari Recording Industries Association of America.

 

Film yang dibintanginya sepanjang 2013 pun tidak bisa dikatakan sukses. Dimulai dari Getaway sampai The Wizards Return: Alex vs Alex. Bahkan di film Getaway Selena masuk nominasi artis terburuk.

 

Lewat konfirmasi pembatalan tour banyak yang mengira Selena melakukan rehabilitasi karena masalah kecanduan. Pada saat hal ini terjadi Selena masih bersama penyanyi rapper The Weknd dan sempat menyatakan ingin berteriak menjawab semua tuduhan publik kepadanya.

 

Rupanya terdapat alasan lain yang membuat Selena Gomez melakukan banyak keputusan mengagetkan publik sepanjang tahun 2013 sampai akhir tahun 2015 lalu. Hanya lingkaran orang terdekatnya yang memang mengetahui alasan dibalik semua keputusan kontroversial tersebut.

 

Keberanian Mengungkapkan Penyakit yang Dideritanya

( Baca Juga : Senam Lupus dan Efeknya bagi Penderita )

Sering dikabarkan tidak sedap membuat Selena tidak selalu bisa menyikapinya dengan diam saja, hal ini terlihat dari hasil wawancananya kepada beberapa media publik.

 

Semua tuduhan dan kabar miring akhirnya disanggah melalui postingan di akun Instagram. Selena memposting fotonya yang sedang menerima transplantasi ginjal dari sahabatnya. Dalam foto tersebut bahkan diambil ketika proses transplantasi berjalan. Sehingga terlihat Selena dan sahabatnya, Franscia masih memakai selang transfusi darah di hidung dan bagian tubuh lainnya.

 

Rupanya Selena Gomez memang sengaja menutup diri perihal penyakit yang dideritanya. Vonis dokter di tahun 2013 menyatakan selena mengidap autoimun lupus. Pada saat melakukan transplantasi ginjal maka sudah bisa diketahui penyakit ini menjangkit ke organ ginjal.

 

Tour dunia yang sempat ia batalkan karena harus berbaring di rumah sakit selama dua minggu penuh. Pada saat kondisinya seperti ini Selena mengaku belum siap berbagi kepada publik perihal vonis dokter yang diterimanya.

 

Konfirmasi kedua diberikan Selena dalam wawancaranya bersama Billboard pada Oktober 2015, yang dengan gamblang diceritakan penyakit yang selama ini dideritanya. Sehingga pada tahun 2013 lalu sempat memutuskan mundur dulu dari panggung hiburan.

 

Komplikasi yang Dialami Selena

 

Tak hanya mengalami komplikasi ginjal, Selena pun sempat mengalami stroke akibat lupus yang diderita olehnya. Adanya komplikasi yang dialami Selena membuat keputusan untuk rehat perlu diambil. Mengingat jadwal kemoterapi yang memang padat sekaligus dianjurkan untuk tidak kelelahan, rehat pun dilakukan meski panen gosip tidak sedap.

 

Secara pribadi Selena memang mengakui butuh waktu dan kesiapan mental maupun fisik. Sebelum mempublikasikan apa yang dialami oleh tubuhnya dan memaksanya untuk rehat bahkan berhenti dari panggung hiburan.

 

Meskipun didera beberapa komplikasi yang membuat Selena butuh proses penyembuhan saat menerima donor ginjal. Prestasinya tetap berjalan, bahkan karyanya tetap rilis kepasaran sampai detik ini. Suara merdu Selena bahkan seolah tidak tenggelam karena memang masih aktif menelurkan album.

 

Dibuktikan dengan rilisnya albul Revival tahun 2015 di tahun 2016 melakukan Revival Tour dan berkolaborasi dengan DJ Kygo di lagu berjudul “It Ain’t Me”. Selena juga menjadi produser eksekutif untuk serial Thirteen Reasons Why yang tayang perdana di Netflix Maret 2017. Serial ini bahkan menjadi buah bibir nyaris di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

 

Juli 2017 Selena juga merilis single berjudul “Bad Liar”, bulan Oktober di tahun yang sama Selena berkolaborasi dengan Marsmellow merilis single berjudul “Wolves”. Hingga detik ini prestasi yang ditorehkan Selena meski menderita lupus terus mengalir.

 

Pasalnya Selena memang bertekad untuk menginspirasi dunia dan khususnya para penderita lupus untuk tetap berprestasi tanpa perlu merasa terpuruk.

 

Penyakit apapun termasuk lupus bisa dialami oleh siapapun, takdir ini memang diakui tidak bisa dirubah. Namun penderitanya masih bisa memilih hendak terpuruk atau justru bersinar dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

 

( Baca Juga : Ingin Penyakit Lupus Segera Sembuh? Coba Formula ini )

Related Posts